BIPA di Desa Wisata Kampung Majapahit, Kenalkan Budaya Bejijong ke Wisatawan Mancanegara

Rizal Amrulloh • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 20:03 WIB
Pradana
GO INTERNATIONAL: Kades Bejijong Pradana Tera Mardiatna saat memaparkan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Desa Wisata Kampung Majapahit.

RADAR MAJAPAHIT - Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, terus memperkuat pengembangan pariwisata berbasis budaya dan sejarah. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengoptimalkan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Desa Wisata Kampung Majapahit.

Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, terutama pelaku pariwisata dan pemandu wisata, agar lebih siap berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara.

BIPA tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bahasa Indonesia. Program ini juga dimanfaatkan untuk membekali masyarakat dengan kemampuan memperkenalkan budaya, tradisi, sejarah, serta kehidupan lokal kepada wisatawan dari berbagai negara.

Dalam pelatihan, peserta mempelajari sejumlah kosakata dan percakapan yang berkaitan dengan kebutuhan pariwisata. Materi tersebut meliputi sapaan, makanan dan minuman, pelayanan wisata, hingga komunikasi sehari-hari dengan wisatawan asing.

Pembelajaran diarahkan agar dapat diterapkan secara langsung ketika pemandu maupun pelaku usaha pariwisata berinteraksi dengan wisatawan mancanegara.

Bekal Promosikan Budaya Lokal

Desa Bejijong yang berada di kawasan bersejarah Trowulan memiliki beragam potensi wisata yang berkaitan dengan warisan Majapahit.

Potensi tersebut mencakup keberadaan situs dan candi, budaya lokal, kerajinan cor kuningan, kuliner, hingga kehidupan masyarakat desa. Berbagai potensi itu dapat dikemas menjadi pengalaman wisata berbasis budaya dan sejarah.

Melalui program BIPA, masyarakat tidak hanya dituntut mampu menggunakan bahasa Indonesia dalam konteks pariwisata. Mereka juga dibekali kemampuan untuk menyampaikan cerita dan nilai budaya lokal kepada wisatawan asing.

Kemampuan berkomunikasi tersebut menjadi modal penting bagi masyarakat untuk memperkenalkan Bejijong sekaligus warisan Majapahit kepada khalayak yang lebih luas.

Bidik Pasar Pariwisata Internasional

Pengembangan BIPA di Desa Wisata Kampung Majapahit diharapkan dapat terus dilakukan sebagai bagian dari strategi penguatan pariwisata desa.

Dengan kemampuan bahasa dan komunikasi yang semakin baik, para pemandu dan pelaku wisata diharapkan lebih siap menerima wisatawan mancanegara.

Langkah tersebut sekaligus membuka peluang bagi Bejijong untuk memperluas pasar pariwisata internasional. Potensi budaya dan sejarah yang dimiliki tidak hanya menjadi aset pelestarian, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi sumber aktivitas ekonomi bagi masyarakat setempat.

Dengan masyarakat yang semakin siap, ramah, dan percaya diri dalam berkomunikasi, Desa Bejijong berpeluang memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata budaya yang menawarkan pengalaman sejarah sekaligus potensi ekonomi lokal. (*/ram)

Editor : Rizal Amrulloh
Sumber : Pemdes Bejijong
kampung majapahit desa bejijong trowulan mojokerto