Mengenal Kekayaan Aksara Jawa Timur, Jejak Peradaban Kerajaan Besar Nusantara

Rizal Amrulloh • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 14:20 WIB
PERADABAN: Batu prasasti bertuliskan Aksara Jawa Kuno di Situs Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto tahun 2022 lalu.
PERADABAN: Batu prasasti bertuliskan Aksara Jawa Kuno di Situs Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto tahun 2022 lalu.

RADAR MAJAPAHIT — Provinsi Jawa Timur tidak hanya menyimpan kekayaan sejarah berupa candi dan situs purbakala, tetapi juga menjadi pusat lahirnya berbagai sistem tulisan Nusantara. Posisi historis Jawa Timur sebagai pusat kerajaan besar seperti Kediri, Singhasari, hingga Majapahit di Trowulan, Mojokerto menjadikan wilayah ini kaya akan warisan naskah dan prasasti.
Dilansir dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur, setidaknya terdapat empat aksara besar yang memiliki rekam jejak kuat di tanah Jawa Timur.
Di antaranya Aksara Kawi atau Jawa Kuno, Aksara Jawa (Hanacaraka), Aksara Pegon, hingga Aksara Carakan Madura.
Berbagai dokumen sejarah seperti naskah kuno, babad, hingga kitab-kitab klasik hanya dapat dipahami dengan menguasai sistem aksara tersebut. Selain sebagai alat komunikasi pada masanya, peninggalan literasi ini menjadi cerminan identitas serta cara pandang para leluhur Nusantara.
Upaya pelestarian aksara-aksara daerah ini dinilai amat krusial. Langkah tersebut bertujuan untuk memastikan generasi mendatang tetap memiliki akses langsung terhadap sejarah, identitas, dan nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan di tanah Jawa Timur. (*/ram)
Editor : Rizal Amrulloh
Sumber : Disbudpar Jatim
Disbudpar Jatim pemprov jatim