Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Majapahit dan Nasionalisme: Dari Sumpah Palapa hingga Semangat Nusantara

Imron Arlado • Rabu, 8 Oktober 2025 | 00:01 WIB

 

Candi-Majapahit
Candi-Majapahit

JAWA POS RADAR MAJAPAHIT – Majapahit bukan hanya tercatat sebagai kerajaan besar dalam sejarah Nusantara, melainkan juga sebagai simbol kejayaan dan kebangsaan yang tak lekang oleh waktu. 

Dari Sumpah Palapa yang diikrarkan Gajah Mada hingga cita-cita besar membangun Nusantara yang utuh dan berdaulat, nilai-nilai yang lahir dari masa itu terus berdenyut dalam nadi bangsa Indonesia. 

Lebih dari sekadar warisan sejarah, Majapahit mewariskan spirit persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong yang menjadi dasar terbentuknya identitas nasional. Di tengah derasnya arus globalisasi dan pergeseran nilai-nilai sosial, semangat Majapahit kembali menemukan relevansinya. 

Sebagai pengingat bahwa kekuatan sejati bangsa tidak hanya diukur dari kemajuan teknologi atau ekonomi, tetapi dari kemampuannya menjaga persatuan, menghormati keberagaman, dan mempertahankan jati diri di tengah perubahan zaman.

 

Baca Juga: Warna Kerajaan di Era Modern: Kebangkitan Batik dan Tari Topeng Majapahit

 

Warisan politik dan kebudayaan Majapahit menjadi bukti bahwa peradaban Nusantara pernah mencapai titik kematangan yang luar biasa. Kerajaan ini tak hanya dikenal karena wilayah kekuasaannya yang luas, tetapi juga karena kemampuannya memadukan beragam suku, bahasa, dan keyakinan di bawah satu payung visi kebangsaan. 

Prinsip “Bhinneka Tunggal Ika” yang digagas Mpu Tantular bukan sekadar semboyan, melainkan cerminan filosofi hidup yang menjunjung tinggi toleransi dan kesatuan dalam perbedaan.

Pandangan dunia yang inklusif ini menjadi warisan berharga bagi bangsa Indonesia modern, yang hingga kini terus berupaya menjaga keseimbangan antara keberagaman dan persatuan. 

Di tengah dinamika sosial dan politik yang kerap menguji ketahanan bangsa, nilai-nilai Majapahit kembali menjadi pengingat bahwa kekuatan sejati Indonesia justru terletak pada kemampuannya untuk berdiri teguh di atas keberagaman itu sendiri.

Lebih jauh, kejayaan maritim Majapahit menunjukkan betapa eratnya hubungan bangsa ini dengan laut sebagai nadi kehidupan dan jalur utama peradaban.

Pelabuhan-pelabuhan seperti Tuban, Gresik, dan Surabaya menjadi simpul perdagangan internasional yang menghubungkan kepulauan Nusantara dengan Asia dan dunia luar.

 

Baca Juga: Diplomasi Unggul Mengokohkan Kedigdayaan Majapahit di Asia Tenggara

 

Dari jalur inilah mengalir kekayaan rempah, budaya, dan gagasan yang memperkuat posisi Majapahit sebagai pusat ekonomi dan diplomasi kawasan. Semangat keterbukaan, kemampuan beradaptasi, dan kemandirian ekonomi yang tumbuh pada masa itu menjadi cerminan visi maritim yang maju dan berdaulat. 

Bagi Indonesia masa kini, warisan tersebut seharusnya menjadi inspirasi untuk kembali meneguhkan identitas sebagai bangsa bahari—yang tidak hanya memanfaatkan laut sebagai sumber daya, tetapi juga sebagai ruang pertemuan, kolaborasi, dan kedaulatan ekonomi nasional.

Namun, nilai-nilai luhur peninggalan Majapahit tidak sepatutnya sekadar dikenang sebagai romantisme masa lampau. Di tengah tantangan dunia modern yang serba cepat dan kompleks, generasi muda dituntut untuk menafsirkan kembali semangat Majapahit dengan cara yang relevan dan progresif. 

Bukan meniru bentuk kejayaannya, melainkan menghidupkan kembali visi kebesarannya—yakni keberanian untuk bersatu, berdaulat, dan berinovasi.

 

Baca Juga: Perempuan Majapahit Jadi Komponen Vital di Balik Kesuksesan Kerajaan

 

Dalam era digitalisasi yang kerap menimbulkan polarisasi sosial dan fragmentasi identitas, semangat persatuan, keterbukaan, dan kebesaran jiwa ala Majapahit menjadi pondasi moral yang penting. 

Ia mengingatkan bahwa kemajuan bangsa tidak dapat dicapai tanpa solidaritas, dan bahwa jati diri nasional harus senantiasa dijaga di tengah derasnya arus perubahan global.

Pada akhirnya, Majapahit bukan sekadar kisah kejayaan yang terukir dalam catatan sejarah, tetapi sebuah cermin jati diri bangsa yang menegaskan arti persatuan dan keadaban.

Dari Sumpah Palapa yang menggugah semangat kebangsaan hingga idealisme Nusantara yang mempersatukan perbedaan, nilai-nilai Majapahit terus hidup dan bergaung dalam denyut Indonesia modern. 

Ia bukan hanya simbol masa lalu, melainkan sumber inspirasi yang mengingatkan kita untuk menjaga warisan luhur tersebut dengan kesadaran dan tanggung jawab. 

Di tengah perjalanan bangsa menuju masa depan, semangat Majapahit menjadi penuntun agar Indonesia tetap berdiri kokoh—bangga pada akar sejarahnya, sekaligus siap menghadapi dunia dengan semangat persatuan dan kebesaran yang tak pernah pudar. (BINTANG PURNAMA)

Editor : Martda Vadetya
#maritim #majapahit #surabaya #mpu tantular #Sumpah Palapa #era modern #gajah mada #refleksi