Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warna Kerajaan di Era Modern: Kebangkitan Batik dan Tari Topeng Majapahit

I
Penulis: Imron Arlado❯

Tari Topeng Malangan Hiburan Khas dia Zaman Kerajaan Majapahit
Tari Topeng Malangan Hiburan Khas dia Zaman Kerajaan Majapahit


Advertisement

JAWA POS RADAR MAJAPAHIT – Sentuhan merah bata, kilau emas, dan biru tua yang dulu mewarnai kemegahan istana Majapahit kini bangkit kembali, menari di atas kain batik dan gemerlap panggung seni.

Di Trowulan—jantung kerajaan yang pernah menguasai nusantara—denyut sejarah terasa hidup ketika perajin batik dan seniman muda menghidupkan kembali kejayaan leluhur. 

Motif Surya Majapahit, ragam flora, hingga simbol-simbol kebesaran kerajaan mereka terjemahkan menjadi corak kain yang anggun, sementara para penari topeng menampilkan gerak yang sarat makna. 

Advertisement

Perpaduan warna dan gerak itu menjadikan setiap pertunjukan bukan sekadar tontonan, melainkan perayaan warisan budaya yang tetap memikat mata dan hati penonton masa kini.

Di Sanggar Arum Budaya, denting canting terdengar tanpa henti, seakan menirukan napas sejarah. Motif Surya Majapahit, kala makara, serta aneka flora dan fauna—simbol kemegahan abad ke-14—diolah kembali menjadi rancangan memikat untuk busana kasual, gaun pesta, hingga aksesori modern.

 

 

Upaya ini menegaskan tekad para perajin batik untuk menjadikan warisan Majapahit hadir dalam keseharian generasi kini, bukan sekadar tersimpan di balik kaca museum, sehingga nilai tradisi tetap hidup dan diminati pasar.

Semangat serupa menyala di panggung terbuka Museum Trowulan. Penari topeng Majapahit bergerak anggun, setiap langkah berpadu selaras dengan denting gamelan yang menggema penuh pesona. 

Kostum bernuansa merah bata dan emas berkilau menampilkan aura kemegahan, mencerminkan kemakmuran kerajaan pada masa keemasannya. 

Pertunjukan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga bentuk pelestarian gerak dan filosofi hidup Majapahit agar tetap bertahan dan tidak tergerus arus waktu.

Kebangkitan seni dan busana bercorak Majapahit ini juga memacu denyut ekonomi setempat. Menurut catatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mojokerto, jumlah wisatawan yang datang ke kawasan Trowulan melonjak sekitar 20 persen pada paruh pertama tahun ini.

 

 

Dampaknya langsung terasa bagi pelaku UMKM: pesanan kain bermotif Surya Majapahit untuk busana pesta, dekorasi, hingga souvenir melonjak signifikan, bahkan menembus pasar mancanegara dan menarik minat kolektor luar negeri.

Kebangkitan seni dan busana bercorak Majapahit ini juga memacu denyut ekonomi setempat. Menurut catatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mojokerto, jumlah wisatawan yang datang ke kawasan Trowulan melonjak sekitar 20 persen pada paruh pertama tahun ini. 

Dampaknya langsung terasa bagi pelaku UMKM: pesanan kain bermotif Surya Majapahit untuk busana pesta, dekorasi, hingga suvenir melonjak signifikan, bahkan menembus pasar mancanegara dan menarik minat kolektor luar negeri.

 

 

Di tengah arus modernitas, pesona warna kerajaan Majapahit bangkit kembali, tak sekadar sebagai bayangan masa kejayaan, melainkan sebagai sumber gagasan yang terus melahirkan kreasi baru. 

Dari helai kain batik hingga panggung pertunjukan seni, warisan agung ini menunjukkan bahwa budaya Nusantara sanggup beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan kemegahan dan identitasnya yang khas. (BINTANG PURNAMA)

Advertisement

Artikel Terkait

Mitigasi Bencana Era Majapahit, Rawat Bendungan hingga Konservasi Hutan

Mitigasi Bencana Era Majapahit, Rawat Bendungan hingga Konservasi Hutan

Masyarakat di masa Kerajaan Majapahit tak lepas dari ancaman bencana alam mulai banjir bandang hingga kebakaran hutan.

Peristiwa Erupsi Gunung hingga Banjir di Masa Majapahit Tercatat pada Kitab dan Prasasti 

Peristiwa Erupsi Gunung hingga Banjir di Masa Majapahit Tercatat pada Kitab dan Prasasti 

Berbagai peristiwa bencana alam tercatat pada masa Kerajaan Majapahit. Dari gunung meletus, banjir lahar, gempa bumi, hingga kebakaran hutan

Dispendik Siapkan Mulok Sejarah Majapahit untuk Jenjang SD-SMP di Mojokerto

Dispendik Siapkan Mulok Sejarah Majapahit untuk Jenjang SD-SMP di Mojokerto

pelajar SD-SMP di Kabupaten Mojokerto akan mendapat materi pelajaran baru. Dispendik akan mencanangkan modul mulok yang mengagkat Majapahit

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer