Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Makam Ini Dipercaya Tempat Persemayaman Keluarga Kerajaan Majapahit

Y

TEMPAT ZIARAH: Situs Makam Troloyo di Desa Sentojorejo, Kecamatan Trowulan, yang diyakini sebagai pemakaman muslim era Majapahit. (foto: Dok. JPRM)
TEMPAT ZIARAH: Situs Makam Troloyo di Desa Sentojorejo, Kecamatan Trowulan, yang diyakini sebagai pemakaman muslim era Majapahit. (foto: Dok. JPRM)
 


Advertisement

SITUS Makam Troloyo yang diyakini sebagai pusara para pemeluk agama Islam di masa Majapahit berada dekat dengan istana kerajaan.

Sejumlah penelitian menyebut jika nisan-nisan tersebut milik tokoh-tokoh terhormat.

Bukan tidak mungkin mereka adalah anggota keluarga kerajaan dari kelompok muslim.

Advertisement

Pamong Budaya Pertama Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jatim Tommy Raditya Dahana menjelaskan, keberadaan komunitas muslim pada masa Kerajaan Majapahit dibuktikan dengan adanya kompleks pemakaman khusus.

Yang paling mencolok adalah Situs Makam Troloyo. Hanya saja, pada nisan-nisan batu yang ditemukan tak melekat nama sosoknya.

Berdasarkan penelusuran sejarah, salah satunya dari peta lanskap wilayah pusat Majapahit, jika ditarik kesimpulan jika Troloyo adalah makam orang muslim lokal.

Advertisement

Artinya mereka adalah penduduk lokal yang tinggal di Wilwatikta, ibu kota kerajaan.

Hal ini, kata Tommy, menjadi kesimpulan sejarawan L.C. Damais.

’’Ada kemungkinan bahwa tokoh yang dimakamkan di Troloyo bukanlah orang muslim dari luar, melainkan orang Jawa yang telah memeluk Islam,’’ ujarnya.

Peneliti, lanjut dia, juga mengamati pola hias nisan dan letak makam.

Dari cici-cirinya, diyakini mereka yang dimakamkan di Troloyo bukanlah orang sembarangan.

Mengingat lokasinya yang berada di area pusat kerajaan dan motifnya yang megah.

’’Dari rumitnya hiasan dan lokasinya yang dekat dengan keraton, Damais berkesimpulan bahwa batu-batu nisan itu untuk menandai kuburan orang-orang Jawa yang terhormat,’’ jelas Tommy.

Siapa orang-orang terhormat itu? Dalam kultur Majapahit, orang-orang terhormat di kompleks kerajaan tak lain adalah keluarga inti kerajaan.

’’Jadi bisa jadi mereka adalah anggota keluarga kerajaan,’’ tandasnya. (adi/fen)

Advertisement

Artikel Terkait

Mitigasi Bencana Era Majapahit, Rawat Bendungan hingga Konservasi Hutan

Mitigasi Bencana Era Majapahit, Rawat Bendungan hingga Konservasi Hutan

Masyarakat di masa Kerajaan Majapahit tak lepas dari ancaman bencana alam mulai banjir bandang hingga kebakaran hutan.

Peristiwa Erupsi Gunung hingga Banjir di Masa Majapahit Tercatat pada Kitab dan Prasasti 

Peristiwa Erupsi Gunung hingga Banjir di Masa Majapahit Tercatat pada Kitab dan Prasasti 

Berbagai peristiwa bencana alam tercatat pada masa Kerajaan Majapahit. Dari gunung meletus, banjir lahar, gempa bumi, hingga kebakaran hutan

Dispendik Siapkan Mulok Sejarah Majapahit untuk Jenjang SD-SMP di Mojokerto

Dispendik Siapkan Mulok Sejarah Majapahit untuk Jenjang SD-SMP di Mojokerto

pelajar SD-SMP di Kabupaten Mojokerto akan mendapat materi pelajaran baru. Dispendik akan mencanangkan modul mulok yang mengagkat Majapahit

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer