Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekskavasi Sentonorejo Temukan 3 Lapis Kebudayaan, Diduga Permukiman Bangsawan Majapahit

S
Penulis: Sofan Kurniawan❯
ARTEFAK: Petugas ekskavasi BP Kebudayaan Jawa Timur menata dan menginventarisasi temuan ekskavasi di Situs Sentonorejo, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/7). (Sofan Kurniawan/JPRM)
ARTEFAK: Petugas ekskavasi BP Kebudayaan Jawa Timur menata dan menginventarisasi temuan ekskavasi di Situs Sentonorejo, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/7). (Sofan Kurniawan/JPRM)

Advertisement

TROWULAN - Petugas Badan Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jawa Timur mulai mencuci dan mendata ratusan fragmen benda purbakala hasil ekskavasi di Situs Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/7). Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi lebih detail struktur dan fungsi temuan di kawasan yang diduga kuat sebagai pemukiman elit peninggalan kerajaan Majapahit tersebut.

Arkeolog Badan Pelestarian (BP) Kebudayaan Jawa Timur, Muhammad Ikhwan, menjelaskan seluruh temuan yang dievakuasi dari situs saat ini didominasi oleh pecahan atau serpihan benda kuno. ’’Hasil temuan ekskavasi tersebut sangat beragam. Mulai dari pecahan guci merkuri, kendi, hingga gerabah yang berfungsi sebagai perabotan rumah tangga,’’ ujar Ikhwan di lokasi.

Berdasarkan analisis sementara di lapangan, tim arkeolog menemukan indikasi adanya tumpang tindih periodisasi sejarah di lokasi tersebut. Struktur tanah dan letak artefak menunjukkan tanda-tanda hunian dari beberapa zaman yang berbeda. ’’Di lokasi ekskavasi ini dimungkinkan ada tiga lapis budaya yang berbeda era. Namun, ini masih dalam tahap penelitian secara lebih lanjut dan belum menjadi hasil akhir,’’ imbuh Ikhwan.

Advertisement

BERNILAI HISTORIS: Tim arkeolog mengukur luas tata ruang dan struktur bangunan dalam ekskavasi di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Selasa (30/6). (Sofan Kurniawan/JPRM)
BERNILAI HISTORIS: Tim arkeolog mengukur luas tata ruang dan struktur bangunan dalam ekskavasi di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Selasa (30/6). (Sofan Kurniawan/JPRM)

Proses ekskavasi di Situs Sentonorejo sendiri sudah berlangsung sejak 24 Juni lalu dan dijadwalkan selesai pada 8 Juli mendatang. Meski baru separuh jalan, tim BPK Jatim telah mengantongi gambaran mengenai fungsi kawasan ini di masa lampau. Mengingat Trowulan merupakan pusat pemerintahan dan ibu kota Kerajaan Majapahit, karakteristik temuan di Sentonorejo memperkuat dugaan tata ruang kota masa lalu.

Dari hasil data sementara, para ahli memastikan Situs Sentonorejo dulunya merupakan kawasan permukiman elit yang dihuni oleh para bangsawan atau pejabat tinggi kerajaan. (fan/fen)

Advertisement

 

Advertisement

Artikel Terkait

Permukiman Bangsawan Majapahit Terungkap dalam Ekskavasi di Sentonorejo

Permukiman Bangsawan Majapahit Terungkap dalam Ekskavasi di Sentonorejo

Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Jatim menggelar ekskavasi penyelamatan situs era Kerajaan Majapahit di Desa Sentonorejo, Trowulan

Situs Umpak Sentonorejo Kembali Diekskavasi, Telusuri Jejak Hunian Bangsawan Majapahit

Situs Umpak Sentonorejo Kembali Diekskavasi, Telusuri Jejak Hunian Bangsawan Majapahit

Balai Pelestarian (BP) Kebudayaan Jawa Timur kembali melakukan ekskavasi di Situs Umpak Sentonorejo.

ODCB Koleksi Museum Majapahit dan Kantor BP Kebudayaan Jatim Dibidik Peningkatan Status Tingkat Nasional

ODCB Koleksi Museum Majapahit dan Kantor BP Kebudayaan Jatim Dibidik Peningkatan Status Tingkat Nasional

Penetapan cagar budaya kembali digulirkan tim ahli cagar budaya (TACB) Kabupaten Mojokerto.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer