Candi Jedong, Warisan Sejarah di Kaki Gunung Suci

Rizal Amrulloh • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 13:51 WIB
DESTINASI SEJARAH: Candi Jedong di Desa Wotanmas Jedong, Kecamatan Ngoro merupakan situs bersejarah yang menyimpan jejak sejarah di Kabupaten Mojokerto. (Foto: Nisrina)
DESTINASI SEJARAH: Candi Jedong di Desa Wotanmas Jedong, Kecamatan Ngoro merupakan situs bersejarah yang menyimpan jejak sejarah di Kabupaten Mojokerto. (Foto: Nisrina)

RADAR MAJAPAHIT - Ingin menikmati wisata sejarah di Mojokerto tetapi bosan dengan tujuan yang itu-itu saja? Candi Jedong di Kecamatan Ngoro bisa menjadi salah satu pilihan untuk melihat peninggalan masa lalu dari dekat.

Selama ini, Trowulan memang lebih dulu dikenal sebagai kawasan wisata sejarah di Mojokerto. Namun, di kaki Gunung Penanggungan juga memiliki warisan sejarah Candi Jedong yang tak kalah menarik untuk dijelajahi.

Candi Jedong berada di Desa Wotanmas Jedong, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Berada di lereng yang dulu dikenal dengan Gunung Pawitra atau gunung suci, situs ini menyimpan jejak sejarah yang menjadi daya tarik bagi pengunjung yang ingin mengenal peninggalan masa lalu.

Salah satu bagian yang paling mudah dikenali dari Candi Jedong adalah dua gapura yang berada di kawasan situs. Bentuk bangunannya menjadi ciri khas sekaligus daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Keberadaan bangunan tersebut membuat Candi Jedong tidak hanya menarik untuk dilihat, tetapi juga memiliki nilai sejarah. Dari peninggalan yang masih berdiri, pengunjung dapat sedikit mengenal jejak peradaban yang pernah berkembang di wilayah Mojokerto.

Menariknya, pengalaman berkunjung ke situs sejarah seperti Candi Jedong tak hanya belajar tentang nilai historis, tapi pengunjung juga bisa meninikmati suasana alam sekitar sambil mengabadikan momen melalui foto.

Bagi keluarga, tempat seperti ini juga bisa menjadi pilihan untuk mengenalkan sejarah kepada anak. Mereka dapat melihat langsung peninggalan yang selama ini mungkin hanya ditemui melalui buku atau materi pembelajaran.

Candi Jedong juga bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mencari suasana berbeda. Tidak hanya datang untuk berfoto, pengunjung juga bisa menyempatkan waktu untuk mengetahui cerita di balik bangunan yang masih bertahan hingga sekarang.

Keberadaan Candi Jedong sekaligus menunjukkan bahwa potensi wisata sejarah Mojokerto cukup beragam. Selain kawasan Trowulan yang sudah lebih dikenal, masih ada situs lain yang bisa menjadi tujuan untuk mengenal peninggalan masa lalu.

Bagi warga maupun wisatawan yang sedang menjelajahi kawasan Mojokerto, Candi Jedong bisa dimasukkan dalam daftar tujuan wisata sejarah.

Jadi, jika ingin mencoba wisata sejarah dengan suasana yang berbeda, Candi Jedong bisa menjadi pilihan. Tak harus selalu ke Trowulan, perjalanan menyusuri jejak sejarah Mojokerto juga bisa dimulai dari situs yang satu ini. (Nisrina)

Editor : Rizal Amrulloh
Sumber : Radar Mojokerto
Candi dan Situs mojokerto majapahit gunung penanggungan