Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

KKD Kota Mojokerto Siap Menjaga Ruang Digital yang Sehat dan Berkualitas Selama Pemilu 2024

Moch. Chariris • Jumat, 8 Desember 2023 | 03:49 WIB

RESMI BERTUGAS: Pengukuhan Komite Komunikasi Digital (KKD) Kota Mojokerto Periode 2023-3024 di Pendapa Sabha Mandala Tama, Balai Kota Mojokerto, Kamis (7/12). (foto Sevira)
RESMI BERTUGAS: Pengukuhan Komite Komunikasi Digital (KKD) Kota Mojokerto Periode 2023-3024 di Pendapa Sabha Mandala Tama, Balai Kota Mojokerto, Kamis (7/12). (foto Sevira)

RADARMAJAPAHIT.JAWAPOS.COM - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengukuhkan Komite Komunikasi Digital (KKD) Kota Mojokerto periode 2023-2024, di Pendapa Sabha Mandala Tama, Balai Kota Mojokerto, Kamis (7/12).

Dengan demikian, Kadiskominfo Kota Mojokerto Santi Ratnaning Tias resmi menjabat sebagai ketua umum, Direktur Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) M. Nur Kholis menduduki ketua harian, dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto Sholahudin, bertugas sebagai wakil ketua harian.

Ning Ita, begitu Wali Kota Mojokerto akrab disapa, menyampaikan, pembentukan KKD merupakan amanat Gubernur Jawa Timur Nomor 188/275/KPTS/013/2022, tentang Komite Komunikasi Digital Provinsi Jawa Timur Periode 2023-2024.

”Maka, semangat kita adalah mendukung apa yang menjadi tujuan dan target yang dicapai Provinsi Jawa Timur terkait peningkatan indeks literasi digital,” katanya. Paramaternya, lanjut Ning Ita, mengukur sejauh mana literasi digital terpublikasikan kepada masyarakat. Termasuk, di dalamnya berperan sebagai pilar kecakapan digital, etika digital, keamanan digital, dan budaya digital.  

AMANAT: Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberikan sambutan dalam pengukuhan KKD.
AMANAT: Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberikan sambutan dalam pengukuhan KKD.

”Maka, Kota Mojokerto sebagai salah satu bagian dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur ikut berupaya menyukseskan target yang akan dicapai,” paparnya. Ning Ita, berharap pengurus KKD yang dikukuhkan bisa langsung melaksanakan program-program kerja. Salah satunya, turut menjaga pemilu damai tanpa ada perpecahan dan gesekan.

”Semua itu bisa kita wujudkan dengan mengantisipasi adanya berita-berita hoaks yang disebar melalui media digital maupun media lainnya,” imbuhnya.

Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Provinsi Jawa Timur Arief Rahman menambahkan, terdapat tiga program kerja KKD sebagai bentuk inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Timur, untuk menghadapi pemilu 2024 mendatang.

”Meliputi edukasi literasi, verifikasi informasi dengan seluruh stake holders agar bisa sampai ke ranah pelosok Mojokerto,” ujar Arief. Ketiga, lanjut dia, KKD dapat berperan sebagai wahana pertimbangan hukum.

”Sehingga, KKD di Kota Mojokerto ini dapat menyosialisasikan dan menjaga kondisi ruang digital yang sehat, serta berkualitas pada pemilu 2024 mendatang,” tandasnya. (sevira)

Editor : Moch. Chariris
#mojokerto #pemilu #hoaks #KKD #digital