Olahraga pound fit kian dikenal masyarakat luas. Tak heran demam olahraga kardio yang terinspirasi drummer dari Amerika Serikat Kristen Potenza dan Cristina Peerenboom menggunakan ripstix turut membuat demam warga Mojokerto Raya. Gerakannya tidak monoton. Diiringi lagu-lagu beat dan membuat siapapun yang menjalani merasakan sensasi berbeda.
Class pound fit yang digelar di Sunrise Mall Mojokerto, misalnya. Kalangan ibu muda hingga emak-emak pun terlihat menikmati. Mereka cukup mengikuti gerakan instruktur, atau dalam dunia pound fit biasa disebut pound pro.
Irena Sastafiana, pound pro asal Malang mengatakan, olahraga pound fit mempunyai banyak manfaat, terutama dalam menjaga kebugaran tubuh. ”Dapat mengurangi berat badan, memperbaiki postur tubuh dan mampu mengurangi 900 kalori dalam tubuh,” ungkapnya, Kamis (31/8).
Pound fit berdiri dari tahun 2011. Terinspirasi dari yoga dan pilates. Namun, baru dikenal luas kalangan Masyarakat Indonesia pada tahun 2016. Bahkan, olahraga ini menjamur di kalangan masyarakat selepas pandemi Covid-19. ”Untuk satu sesi dilakukan selama 45 menit hingga 1 jam,”imbuh Irena, sapaan akrab Irena Sastafiana.
Selama ini, olahraga yang diiringi musik tersebut dibagi dalam tiga kelas. Masing-masing rockout workout, generation pound, dan pound unplagged. ”Hari ini saya menggunakan kelas rouckout workout. Kelas ini fokus pada kesehatan fisik dan sasarannya untuk semua gender serta semua kalangan tanpa ada batas usia,” papar dia.
Kelas generation pound di fokuskan kepada anak berusia 1 tahun hingga 12 tahun. Sedangkan kelas pound unplugged lebih fokus pada kesehatan mental. ”Dengan sesi meditasi dan breafing seperti yoga,” tandas Irena.
Banyak kalangan tertarik pada pound fit karena memberikan suasana lain. Di samping berolahraga juga dapat menyalurkan energi lewat ripstix. Meningkatkan mood, melampiaskan emosi, dan meningkatkan rangsangan otak. (fitriani artanu/moch chariris)
DENGAN STIK: Olahraga yang terinsipirasi dari drummer asal Amerika Serikat sedang diganderungi kalangan ibu-ibu muda.