Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Belum Tuntas Dibangun, Benteng Mlirip di Mojokerto Malah Diruntuhkan Belanda 

Rizal Amrulloh • Kamis, 21 Mei 2026 | 20:35 WIB

 

KONSTRUKSI: Rancangan desain Fort Meleerip alias Benteng Mlirip yang karya Van der Wijck yang rencananya dibangun di hulu Kali Mas, anak Sungai Brantas, Kabupaten Mojokerto. (foto: Ayuhanafiq for JPRM)
KONSTRUKSI: Rancangan desain Fort Meleerip alias Benteng Mlirip yang karya Van der Wijck yang rencananya dibangun di hulu Kali Mas, anak Sungai Brantas, Kabupaten Mojokerto. (foto: Ayuhanafiq for JPRM)

PEMBANGUNAN Benteng Mlirip sedianya telah direalisasikan oleh pemerintah kolonial. 

Sayangnya, proyek perstisius ini terpaksa diruntuhkan sebelum rampung dikerjakan. 

Ayuhanafiq mengatakan, peruntuhan Benteng Mlirip sebagaimana tertulis dalam buku Encyclopedia Nederland Indie.

Hanya saja, belum diketahui secara pasti terkait alasan pembongkaran dari bangunan pertahanan ini. ”Benteng Mlirip sempat dibangun, tetapi tidak sampai selesai,” imbuhnya. 

Diperkirakan, jelas dia, konstruksi benteng terpaksa diruntuhkan karena terdapat perubahan arah pembangunan. 

Di tahun 1836 pemerintah kolonial juga menggulirkan proyek prioritas untuk membangun Kali Mas.

Menurutnya, pekerjaan fisik ini dilaksanakan seiring berdirinya Pabrik Gula (PG) Sentanen Lor di Kota Mojokerto.  

”Dengan beroperasinya pabrik gula, maka eskalasi ekonomi makin meningkat,” tandasnya.  

Selanjutnya, ujar Yuhan, lokasi yang sebelumnya direncanakan untuk dibangun benteng dialihfungsikan. 

Titik yang semula dirancang sebagai pertahanan kemudian dijadikan sebagai tempat pemungutan pajak.  

”Karena rencana pertahanan saat itu kalah prioritas dibanding visi ekonomi,” pungkasnya. (ram/ris)

 

Editor : Martda Vadetya
#benteng mlirip #mojokerto #pabrik gula #kolonial #belanda