Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Menginduk ke LVRI, PBPI Perjuangkan Kesejahteraan Para Veteran

Rizal Amrulloh • Kamis, 4 Desember 2025 | 02:30 WIB
SATU ATAP: Kantor Dewan Pimpinan Cabang LVRI Mojokerti yang menaungi para eks pejuang di Jalan Hayam Wuruk, Kota Mojokerto.
SATU ATAP: Kantor Dewan Pimpinan Cabang LVRI Mojokerti yang menaungi para eks pejuang di Jalan Hayam Wuruk, Kota Mojokerto.

DALAM perjalanannya, Persatuan Bekas Pejuang Islam (PBPI) sempat terjadi perpecahan akibat ketidaksamaan pandangan politik dan ideologi. Pada 1955, bermunculan organisasi bekas pejuang dengan berbagai macam bendera.

Sejarawan Mojokerto Ayuhanafiq menuturkan, pemerintah kemudian berencana mengambil kebijakan untuk mendirikan organisasi tunggal.

Dengan harapan, wadah baru ini dapat menjadi rumah bersama dari semua bekas pejuang kemerdekaan. ’’Maka, pada Desember 1955 digelar kongres veteran untuk pertama kalinya,’’ jelasnya.

Meski sempat terjadi perbedaan pandangan, akhirnya disepakati dengan membentuk organisasi baru dengan nama Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

 

 

Secara otomatis, Perbepi yang sebelumnya berpusat di Mojokerto juga ikut melebur dalam naungan wadah tunggal ini.

Untuk menunjang kesejahteraan eks pejuang kemerdekaan, pemerintah kemudian membuat kebijakan dengan pemberian tunjangan bagi para veteran.

’’Pemberian tunjangan sebagai pengakuan negera atas kepada bekas pejuang,’’ tuturnya.

 

 

Meski telah dibubarkan, eksistensi Perbepi tak sepenuhnya tenggelam. Organisasi ini kemudian bertransformasi menjadi Ikatan Keluarga Bekas Pejuang Islam (IKABEPI). (ram/fen)

Editor : Martda Vadetya
#organisasi #pemerintah #veteran #pejuang #kebijakan #lvri