Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Pejuang Lancarkan Serangan di Pos Penjagaan

Rizal Amrulloh • Kamis, 12 Desember 2024 | 22:00 WIB
foto: Ayuhanafiq for Radar Majapahit.
foto: Ayuhanafiq for Radar Majapahit.

SEMENTARA itu, meski berhasil menduduki wilayah Kota Mojokerto, namun pasukan Belanda tetap dibayangi ancaman.

Pasalnya, para pejuang terus melancarkan serangan dan teror kepada kolonial.

Ayuhanafiq mengungkapkan, serangan kerap dilakukan pejuang di pos penjagaan Belanda.

Salah satunya yang pernah menjadi sasaran serangan adalah di Gatoel yang kini masuk wilayah Kecamatan Kranggan.

’’Pos penjagaan Belanda dibom oleh pejuang,’’ ulasnya.

Akibat serangan bersenjata tersebut menewaskan perwira tentara Belanda dan membuat sejumlah serdadu luka-luka.

Tak hanya di dalam kota, teror juga dilakukan di pos-pos penjagaan Belanda di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Antara lain menyasar daerah di Jatirejo. Sebab, ungkap Yuhan, pasukan kolonial mendirikan pos pertahanan yang cukup kuat di eks Pabrik Gula (PG) Dinoyo.

Serangan serupa juga dilakukan di Pungging, Brangkal, Gedeg, hingga Trowulan.

’’Di Gedeg, Belanda juga memanfaatkan bangunan PG Gempolkrep yang dijadikan pos pertahanan,’’ ulasnya.

Baca Juga: Jejak Fanatisme Sepak Bola Era Kolonial di Mojokerto, Bangun Stadion Mewah dan Modjopahit Voetbalbond

Anggota Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Mojokerto ini menyebutkan, serangan serentak tersebut membuktikan para pejuang Mojokerto tidak mau kembali tunduk oleh kolonial. (ram/fen)

 

Editor : Martda Vadetya
#mojokerto #kolonial #pejuang #Perwira #belanda