RADARMAJAPAHIT- Area kompleks pemakaman Kromodjajan Kanoman di Dusun/Desa Terusan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, terdapat tiga makam bupati Mojokerto yang berjasa bagi daerah.
Di antaranya, makam Raden Aersadan atau Raden Adipati Arya (RAA) Kromodjoyo Adinegoro III, Raden Mashudan atau RAA Kromodjoyo Adinegoro IV, dan Raden Bagus Abdul Madjid atau RAA Kromoadinegoro I.
Cici Utari, juru pelihara kompleks Makam Kromodjajan Kanoman menuturkan, kompleks makam Kromodjajan Kanoman dibangun tahun 1879.
Selain makam tersebut, diketahui terdapat makam istri, anak, saudara, hingga cucu RAA Kromodjoyo Adinegoro III.
Raden Mashudan atau Raden Adipati Arya Kromodjoyo Adinegoro IV merupakan putra Raden Aersadan dengan istri pertamanya Raden Ayu Ngasiah.
”Sedangkan Raden Bagus Abdul Madjid atau Raden Adipati Arya Kromoadinegoro I merupakan cucunya,” ungkap Cici Utari.
Dia menceritakan, di sisi utara Makam Kromodjajan Kanoman terdapat masjid peninggalan RAA Kromodjoyo Adinegoro III.
Masjid tersebut memiliki ciri khas kubah yang menyerupai tempat menaruh dupa umat Hindu.
Di samping itu, RAA Kromodjoyo Adinegoro III memiliki garis keturunan Kerajaan Majapahit dari Prabu Brawijaya.
”Masjid di sisi utara Makam RAA Kromodjoyo Adinegoro III merupakan salah satu peninggalanya pada tahun 1879 silam,” imbuh wanita 46 tahun ini.
Di samping itu, Makam Kromodjajan Kanoman kerap dikunjungi peziarah dari kalangan keluarga dan khalayak umum.
Bahkan bupati Mojokerto dan sejumlah tokoh agama turut berziarah ke makam tersebut pada waktu tertentu.
”Biasanya Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati pernah berziarah saat Hari Jadi Kabupaten Mojokerto pada Mei tahun lalu,” pungkasnya. (zukria amelia)
Editor : Moch. Chariris