RADARMAJAPAHIT - Dusun Ngabar, Desa Ngabar, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto menyimpan sebuah makam yang menjadi bukti sejarah era Majapahit.
Makam tersebut bernama Mbah Sentono. Menurut cerita turun-temurun penduduk setempat, Mbah Senotono merupakan seorang panglima perang dari era Majapahit.
Tidak heran, jika makam ini dikeramatkan dan menjadi bukti sejarah peradaban di masa lampau.
Kepala Dusun (Kasun) Ngabar, Ahyar menjelaskan, penemuan adanya batu nisan berukir oleh warga menandai keberadaan makam tersebut.
”Makam ini dulunya hanya diberi cungkup seperti gubug serta pendapa sederhana. Hingga saat ini, bangunan areal makam telah direnovasi sebanyak empat kali,” ujar pria 51 tahun ini (5/2)
Di areal makam terdapat sejumlah pepohonan berukuran besar yang menambah kesan sunyi.
Di samping itu, makam ini telah direnovasi untuk melestarikan sejarah, serta memberikan kenyamanan bagi peziarah.
Tak jarang Makam Mbah Sentono dikunjungi sejumlah peziarah dari berbagai daerah. Seperti, Mojokerto, Pasuruan, Surabaya, Tegal, Semarang dan Bali.
Sejumlah peziarah menggelar pengajian rutinan, terutama pada malam Jumat dan malam Jumat Legi.
”Biasanya pada malam Jumat Legi ada sejumlah peziarah yang rutin datang ke Makam Mbah Sentono. Ada yang bertirakat hingga bersemadi,” tuturnya.
Selain itu, pendapa di Makam Mbah Sentono juga sering difungsikan warga sebagai tempat pelaksanaan serangkaian acara ruwatan desa.
Kegiatan tersebut menandakan bahwa makam ini menjadi bukti sejarah dan telah menjadi bagian hidup dari masyarakat sekitar. (moch. khasib)
Editor : Moch. Chariris