Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Sendang Tirtasari, Dlanggu, Sumber Airnya Dipercaya Berkhasiat bagi Kesehatan

Moch. Chariris • Selasa, 30 Januari 2024 | 06:10 WIB
MATA AIR: Pengunjung mengamati Sendang Tirtasari di Dusun Sumbersari, Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. (foto: Nadya Azzahra for Radar Majapahit)
MATA AIR: Pengunjung mengamati Sendang Tirtasari di Dusun Sumbersari, Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. (foto: Nadya Azzahra for Radar Majapahit)

RADARMAJAPAHIT - Penemuan sumber mata air di Dusun Sumbersari, Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.

Sumber mata air tersebut dinamakan Sendang Tirtasari. Diyakini Sendang Tirtasari menyimpan khasiat bagi kesehatan.

JERNIH: Pengunjung mengamati kejernihan air di Sendang Tirtasari di Dusun Sumbersari, Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. (foto: Nadya Azzahra for Radar Majapahit)
JERNIH: Pengunjung mengamati kejernihan air di Sendang Tirtasari di Dusun Sumbersari, Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. (foto: Nadya Azzahra for Radar Majapahit)

Nama Sendang Tirtasari diambil dari kata sendang, berarti sumber mata air, dan tirtasari bermakna air murni. Hal tersebut terlihat dari tingkat kejernihan air sendang.

Sumber mata air Sendang Tirtasari terdiri dari tiga kolam yang tergabung dalam satu aliran.

Di sisi selatan merupakan sumber utama sendang yang diyakini airnya menyimpan khasiat untuk kesehatan. Sehingga airnya kerap diambil untuk dikonsumsi.

Di sisi tengah berupa kolam yang diyakini sebagai tempat melakukan serangkaian ritual pemandian. Di sisi utara berupa kolam untuk umum yang difungsikan sebagai tempat mandi hingga mencuci baju.

”Dari ketiga kolam tersebut memiliki fungsi masing-masing,” ujar Sis Suyanto, pemilik lahan dari Sendang Tirtasari, Senin (29/1).

Di sisi selatan Sendang Tirtasari, terdapat dua punden. Punden tersebut diyakini terdapat Makam Mbah Loh, dan Mbah Merteng, tokoh yang membuka desa.

”Kedua makam tersebut sudah tidak terlihat lagi, karena ditumbuhi pohon Gayam. Tetapi, tetap dirawat warga sekitar,” terangnya.

Pria 60 tahun ini mengungkapkan, Sendang Tirtasari ini sudah ada sejak setengah abad silam.

Berawal dari gundukan tanah yang terus mengeluarkan air. Warga lantas menyarankan untuk digali. Alhasil, terciptanya sebuah sumber mata air yang dimanfaatkan oleh masyarakat.

Menariknya, Sendang Tirtasari ini dipercayai sebagian orang dapat menyembuhkan beragam penyakit. Sehingga tak heran jika pengunjung datang dengan membawa jeriken untuk membawa pulang air sendang.

”Pengunjung datang ke sini dengan tujuan beragam. Dari mengambil air untuk dikonsumsi karena diyakini berkhasiat bagi kesehatan, hingga melakukan sejumlah ritual,” jelasnya. (putri fadiyah)

Editor : Moch. Chariris
#dlanggu #Sendang #sumber air