Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Manifestasai Penguatan Ideologi, Pendirian Tugu Pancasila di Kota Mojokerto

Chariris • Senin, 2 Oktober 2023 | 22:15 WIB
NASIONALIS: Tugu Pancasila yang didirikan di pertigaan Penarip, Kelurahan/Kecamatan Kranggan pada tahun 1980-an sebagai bentuk manifestasi penguatan ideologi Pancasila.
NASIONALIS: Tugu Pancasila yang didirikan di pertigaan Penarip, Kelurahan/Kecamatan Kranggan pada tahun 1980-an sebagai bentuk manifestasi penguatan ideologi Pancasila.


Tugu Pancasila di pertigaan Jalan Majapahit Selatan, Lingkungan Penarip Kelurahan/Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto didirikan pemerintah Kota Mojokerto pada 1980-an.





Terdapat tiga patung menghadap ke depan. Ketiga patung itu dapat dilihat dengan para pengguna jalan dan masyarakat. Masing-masing berwujud polisi, mengepalkan tangan kanan ke atas, patung petani membawa cangkul di bahu kanan, dan patung Tentara Nasional Indonesia (TNI).





Sejarawan Mojokerto Ayuhanafiq menjelaskan, tujuan utama pendirian tugu Pancasila ini sebagai bentuk awal perwujudan program Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) yang manunggal dengan rakyat.





”Tujuan pendiriannya sebagai awal ABRI manunggal dengan rakyat. Di tugu itu digambarkan ada Polri, TNI, dan petani sebagai bentuk manifestasi dari kemanunggalan,” jelasnya.





Tak hanya di sudut pertigaan Penarip Kelurahan/Kecamatan Kranggan. Beberapa tugu Pancasila lainnya juga dibangun di wilayah Kota Mojokerto di hampir waktu bersamaan. Masing-masing berada di Jalan Hayam Wuruk atau seberang Rumah Rakyat (RR). Selanjutnya, tugu Pancasila di sisi utara Alun-alun Kota Mojokerto. Tugu Pancasila di Jalan Majapahit, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, dan di simpang jalan antara Jalan Gajah Mada dengan Jalan Mayjend Sungkono.





Yuhan, begitu Ayuhanafiq akrab disapa, menambahkan, tujuan pendirian tugu-tugu Pancasila di beberapa wilayah Mojokerto sebagai upaya pemerintah dalam masa-masa penguatan ideologi Pancasila kepada masyarakat. ”Pada tahun 1980-an memang ada upaya pemerintah melakukan peneguhan ideologi Pancasila. Saat itu sedang digencarkan,” imbuh dia.





Tujuan pembangunan tugu Pancasila di sisi utara Alun-alun Kota Mojokerto juga tidak berbeda. ”Itu hanya sebagai prasasti peresmian saja. Ada tulisan peresmian tanggal tugu, termasuk nama pihak yang membiayai. Jadi, tidak ada kaitannya dengan peristiwa masa lalu atau G30S/PKI,” tukas Yuhan (sevira/moch. chariris)





Photo
Photo
IDEOLOGI NEGARA: Tugu Pancasila di sisi utara Alun-alun Kota Mojokerto dibangun sejak tahun 1980-an. (Foto Misbakhul Ulum for Radar Majapahit).





Photo
Photo
Editor : Chariris