Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Peninggalan Kompeni, Rumah Bekas Penyiksaan Warga Pribumi

Chariris • Senin, 4 September 2023 | 23:18 WIB
TAK BERPENGHUNI: Rumah tua peninggalan Belanda yang berdiri di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.
TAK BERPENGHUNI: Rumah tua peninggalan Belanda yang berdiri di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.


BANGUNAN rumah tua peninggalan Belanda, di Jalan Raya Hayam Wuruk, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto dikenal menyimpan banyak rumor mistis. Rumah kosong berukuran besar ini, konon dijaga makhluk astral berwujud Noni Belanda.





Arwah perempuan asal Negeri Kincir Angin itu disebut-sebut kerap bergentayangan di rumah yang dibangun sejak tahun 1927 silam. Kesan seram di bangunan yang menjadi saksi bisu penjajahan Belanda di Mojokerto ini, muncul sejak puluhan tahun silam. Bahkan, rumor angker di rumah tua itu cukup melegenda di tengah masyarakat.





Tak heran, aroma wangi menyerbak di sekitar halaman rumah. Beberapa kejadian ganjil kerap mengiringi riwayat bangunan kosong berada di sisi selatan jalan raya ini.





”Sudah beberapa kali. Ada pelanggan saya yang sampai lari ketakutan usai memarkir motornya di depan rumah itu. Setelah melihat sosok Noni Belanda mengintipnya dari balik jendela,” ungkap Toba, pemilik warung kopi di depan rumah tua itu.





”Banyak yang keplayon (lari terbirit-birit, Red) setelah melihat kemunculan sesosok laki-laki tua di depan pintu rumah itu,” imbuh dia. Seramnya di balik rumah tua yang kini dinaungi PG Gempolkrep Gedeg, tersebut membuat siapa pun tak betah menempati.





Suparno yang sempat tinggal di rumah ini menceritakan, selama menghuni rumah tersebut dari 2014 hingga 2020 dia banyak mengalami hal-hal mistis. Khususnya pada malam hari.





Warga asal Lingkungan Pulowetan, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto ini sempat dibuat ketakutan dengan berbagai kisah misteri. Terlebih, saat malam hari. Dari melihat penampakan pocong, jeritan perempuan, genderuwo, Noni Belanda, hingga air sumur dalam rumah berubah merah darah.





”Tidak sampai seminggu, saat awal singgah di sini, banyak penampakan di ruang tengah. Wujudnya bermacam-macam. Mulai pocong sampai Noni-Noni belanda,” kata Suparno.





Di luar keragaman kisah ganjil yang berkembang di rumah itu, ada satu kejadian mistis yang sangat menghantui ingatan pria 66 tahun ini. Ketika bak kamar mandi dalam rumah tiba-tiba penuh dengan genangan air berwarna merah darah. ”Kejadian itu cukup susah untuk saya lupakan,” tandasnya. (firman/moch chariris)





Photo
Photo
ANGKER: Rumah itu menyimpan banyak rumor mistis yang melegenda di tengah masyarakat. (firman for Radar Majapahit)

foto : adrian suwanto
foto : adrian suwanto
foto:adrian suwanto/radar bali
foto:adrian suwanto/radar bali
Photo
Photo
Editor : Chariris