RADARMAJAPAHIT.JAWAPOS.COM – Bumi Majapahit menyimpan sejuta peninggalan sejarah Kerajaan Majapahit. Salah satunya, Sumur Sakti Gajah Mada yang terletak di Dusun/Desa Beloh, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Air situs sumur bersejarah ini diyakini mujarab bagi warga umum maupun sejmulah wisatawan. Situs sumur ini kerap didatangi pengunjung maupun wisatawan dari luar kota. Seperti, Jombang, Mojokerto, Blitar, Kediri, Jogja, Semarang, Jember, Banten dan Bali.
Para pengunjung tersebut datang ke Situs Sakti Gajah Mada dengan beragam tujuan. Di antaranya, observasi, hingga menggelar sejumlah ritual tertentu. ”Kerap kali rombongan pengunjung mendatangi Situ Sumur Sakti Gajah Mada,” kata Supriyanto, juru pelihara (jupel) Situs Sumur Sakti Gajah Mada.
Dia mengungkapkan sejumlah wisatawan meyakini situs Sumur Sakti Gajah Mada menyimpan air bernilai mujarab dan khas mistis. Sehingga pengunjung sering sekadar mengambil air dari sumur untuk mandi, dikonsumsi, hingga dimanfaatkan sebagai sarana pengobatan. Mereka meyakini air tersebut dapat membantu menyembuhkan beberapa penyakit.
”Para wisatawan yang berkunjung meyakini kesakralan air sumur ini. Mereka meyakini air Sumur Sakti Gajah Mada ini dapat menjadi penawar penyakit hingga dapat menambah kewibawaan,” tutur pria berusia 53 tahun ini.
Belakangan ini, kondisi situs tersebut memperihatinkan. Sehingga dibutuhkan perbaikan. Seperti, renovasi pagar dan pendapa, serta perawatan lingkungan pada situs ini. Meski demikian, situs ini masih dirawat dengan baik. Perawatan tersebut dilakukan oleh pihak keluarga Supriyanto.
”Situs ini menjadi punden desa yang kami rawat, supaya dapat terpelihara dengan baik,” tandas Supriyanto. (moch. khasib)
Editor : Moch. Chariris