Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Situs Makam Ayam Jago Panjilaras, Hewan Piaraan Kesayangan Prabu Jayanegara

Moch. Chariris • Sabtu, 30 Desember 2023 | 01:58 WIB
BERSEJARAH: Monumen Patung Naga mengerami telur ayam Panjilaras, di Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. (foto: Misbakhul Ulum)
BERSEJARAH: Monumen Patung Naga mengerami telur ayam Panjilaras, di Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. (foto: Misbakhul Ulum)

RADARMAJAPAHIT.JAWAPOS.COM - Kerajaan Majapahit telah banyak meninggalkan tempat-tempat bersejarah. Salah satunya Situs Makam Ayam Jago atau Panjilaras, hewan piaraan kesayangan Prabu Jayanegara.

Situs tersebut juga diyakini sebagai petilasan atau tempat singgah Prabu Jayanegara sebelum menjadi raja kedua Kerajaan Majapahit. Situs ini berada di Desa Lebak Jabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Setelah memasuki pintu masuk situs, pengunjung akan langsung disambut dengan monumen Patung Naga yang sedang mengerami telur ayam. Monumen patung tersebut memiliki simbol telur tersebut menetas menjadi ayam jago yang tangguh. Dari situ sang raja lantas memberikan nama Panjilaras.

”Patung naga yang sedang mengerami telur ayam ini, melambangkan ayam jago Panjilaras milik Raja Jayanegara sebelum menjadi raja kedua yang tak tertandingi,” ujar Khairi, juru kunci Situs Makam Ayam Jago Panjilaras, Jumat (29/12).

Dalam situs makam ayam jago tersebut setidaknya terdapat tiga peninggalan bersejarah. Di antaranya, Makam Ayam Jago Panjilaras, Tugu Taruhan, hingga Watu Lumpang (tempat memandikan ayam jago Panjilaras). ”Dulu tiga benda itu ditemukan secara terpisah. Kemudian dikumpulkan menjadi  satu dan dibangunkan kamar khusus seperti saat ini,” jelas Khairi.

Selain tiga peninggalan tersebut, di belakang Makam Ayam Jago Panjilaras juga terdapat sebuah keris pusaka yang dikuburkan di sana. Pusaka keris ini ditemukan dalam satu lokasi dengan Makam Ayam Jago Panjilaras. ”Di belakang Makam Jago juga ada pusaka keris loktelulas, karena kerisnya itu terdapat tiga belas liukan,” terang Khairi. (putri fadiyah)

Editor : Moch. Chariris
#ayam #majapahit #jatirejo #Jayanegara #situs