Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Sumur Keramat Situs Gemekan, Peninggalan Empu Sindok Tahun 930 Masehi

Moch. Chariris • Sabtu, 16 Desember 2023 | 04:36 WIB
TERKINI: Abdul Mukhid, pemilik tanah, menunjukkan lokasi sumur keramat Situs Gemekan, di Dusun Kedawung, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko. (foto Nadya Azzahra)
TERKINI: Abdul Mukhid, pemilik tanah, menunjukkan lokasi sumur keramat Situs Gemekan, di Dusun Kedawung, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko. (foto Nadya Azzahra)

RADARMAJAPAHIT.JAWAPOS.COM - Kendati dinilai belum layak sebagai cagar budaya tingkat kabupaten, namun kondisi Situs Gemekan sejauh ini masih dirawat dengan baik. Dijaga dan dibersihkan setiap hari oleh juru pelihara (jupel) situs. ”Setiap hari saya ke sana untuk bersih-bersih. Kalau tidak sempat, yang membersihkan biasanya bapak saya,” kata Eko Pamuji, jupel Situs Gemekan, Jumat (15/12).

Nama Situs Gemekan yang ditemukan di areal persawahan Dusun Kedawung, Desa Gemekan ini, mulai dikenal setelah dilakukan ekskavasi pada Februari 2022 lalu. Telebih, ketika tim ekskavasi dari Balai Pelesterian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jatim, menemukan sebuah prasasti. Prasasti yang dinamai Masahar itu ditemukan di dalam sumur dalam kondisi tidak utuh.

TERJAGA: Area Situs Gemekan yang masih dirawat dan dilestarikan warga setempat. (foto Nadya Azzahra)
TERJAGA: Area Situs Gemekan yang masih dirawat dan dilestarikan warga setempat. (foto Nadya Azzahra)

Setelah sebelumnya diduga, situs yang karakternya diketahui sebagai tempat suci peninggalan Empu Sindok ini, pernah mengalami penjarahan. Sehingga, diduga kuat, prasasti yang semula berada di luar situs, turut jadi sasaran pengerusakan pelaku. Kemudian dibuang ke dalam sumur dan dikubur untuk menghilangkan jejak.

Dalam catatan sejarah, dalam prasasti tersebut tertulis angka 852 atau 930 Masehi, dan menyebutkan nama Empu Sindok. Dalam penelitian epigrafi tim arkeolog, prasasti yang kini disimpan di BPK Wilayah XI Jatim itu, menyebutkan tempat suci dan kutukan.

Pantauan di lokasi, di dalam area Situs Gemekan terdapat tiga pondasi yang bentuknya hampir sama. Meski kondisinya tidak sempurna lagi, tetapi bangunan berjajar itu diduga sebagai gapura situs.

Di atas bangunan utama situs terdapat sumur berbentu persegi, dengan kedalaman sekitar 2 meter. Konon sumber air sumur tersebut diyakini keramat. Sehingga, belakangan banyak yang datang untuk sekadar mengambil air dari sumur dengan berbagai maksud dan tujuan. Baik dari warga sekitar atau dari luar kota, seperti Surabaya.

”Dulu banyak yang mengambil air pakai jeriken. Tapi, sekarang sumurnya kering setelah cuaca panas kemarin,” tambah Eko. (nadya azzahra)

 

Editor : Moch. Chariris
#majapahit #gemekan #situs