Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Menilik Megahnya Candi Jedong, Situs Era Majapahit di Gunung Penanggungan Mojokerto

Martda Vadetya • Selasa, 14 Mei 2024 | 07:36 WIB
PESONA CAGAR BUDAYA: Candi Jedong di Desa Wotanmas Jedong, Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto, merupakan salah satu situs peninggalan Majapahit yang menarik untuk dikunjungi. (foto: dok. Jawa Pos)
PESONA CAGAR BUDAYA: Candi Jedong di Desa Wotanmas Jedong, Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto, merupakan salah satu situs peninggalan Majapahit yang menarik untuk dikunjungi. (foto: dok. Jawa Pos)

RADARMAJAPAHIT – Candi Jedong di Desa Wotanmas Jedong, Kecamatan Ngoro, Mojokerto, merupakan salah satu situs peninggalan Majapahit di kawasan Gunung Penanggungan.

Megahnya gapura kuno yang tersusun dari batu andesit ini pun memiliki daya tarik tersendiri.

Dilihat dari pahatan yang tertulis, gapura model paduraksa (gapura dengan atap) ini diyakini sudah dibangun pada abad ke-14 masehi.

Kala itu terdapat tiga gapura yang ada di area candi. Tapi, satu gapura di antaranya, yaitu gapura dari bata merah, kini sudah tidak ada. Pada batu tersebut tertulis tahun 1298 Saka atau 1376 Masehi.

Sedangkan dua gapura yang masih berdiri megah hingga kini tersusun dari batu andesit. Kedua gapura terhubung  struktur pagar bata sekitar 50 meter.

Kedua gapura yang punya desain khas ini dinamai Gapura Jedong I dan Gapura Jedong II.

Gapura Jedong I di selatan area candi memiliki berorientsai ke arah barat dan timur. Gapura ini berdimensi panjang 12,51 meter, lebar 5,19 meter dan tinggi 9,75 meter.

Gapura jedong I juga dilengkapi dengan pahatan atau relief di seluruh bagiannya. Hanya saja, bagian atapnya rusak sehingga hanya ada tiga tingkat.

Kedua sisinya, barat dan timur, juga hiasi relief kala dan motif gunung.  Selain itu, ada Candrasengkala dengan aksara Jawa Kuno di atas gapura sisi barat.

Yang bertuliskan brahmana-nora-kaya-bhumi (1307 Saka atau 1385 Masehi). Sehingga tanggal tersebut dijadikan sebagai penetapan awal pembangunan candi ini.

Gapura Jedong II di utara area candi punya dimensi yang berbeda dengan Gapura Jedong I. Gapura ini berukuran panjang 6,86 meter, lebar 3,40 meter dan tinggi 7,19 meter.

Gerbang ini sama seperti Gapura Jedong I yang berhiaskan pahatan kala. Hanya saja tempatnya berbeda. Hiasan kala pada gapura jedong II ada di atas pintu barat dan timur.

Setiap sisi utara dan selatan gapura tidak dilengkapi beragam hiasan ataupun relief. Selain itu juga, terdapat tulisan berupa angka pada batu bekas bangunan, yang menunjukkan tahun1378 Saka atau 1456 Masehi.

Terdapat hiasan sabuk dengan menggunakan ornamen kala yang distiril dan flora pada bagian tubuh gapura.

Atap gapura tampak unik layaknya piramida karena setiap tingkat terdapat batas menara sebanyak 16 buah.  Sedangkan bagian kaki gapura terdapat panel tanpa relief. (Novita Ainiyyatuz Zakiyyah)

Editor : Martda Vadetya
#mojokerto #majapahit #gunung penanggungan #candi