Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Turis Mancanegara Kagum dengan Sejarah Peradaban Majapahit, dari Agama hingga Konstruksi Candi

Moch. Chariris • Sabtu, 16 Maret 2024 | 05:40 WIB
TERPUKAU: Wisatawan mancanegara mengamati koleksi Museum Majapahit, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. (foto: Misbakhul Ulum for Radar Majapahit)
TERPUKAU: Wisatawan mancanegara mengamati koleksi Museum Majapahit, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. (foto: Misbakhul Ulum for Radar Majapahit)

RADARMAJAPAHIT - Kedatangan wisatawan Mancanegara ke Museum Majapahit disambut dengan tari tradisional Majapahitan, Jumat (15/3).

Tari tradisional ini ditampilkan salah satu sanggar tari yang ditunjuk Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah (BPK) Wilayah XI Jawa Timur.

TRADISIONAL: Tari selamat datang menyambut para wisatawan mancanegara di Museum Majapahit, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. (foto: Misbakhul Ulum for Radar Majapahit)
TRADISIONAL: Tari selamat datang menyambut para wisatawan mancanegara di Museum Majapahit, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. (foto: Misbakhul Ulum for Radar Majapahit)

Penyambutan turis mancanegara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai sejarah Majapahit.

Mulai dari pengenalan arca, agama, kesenian, arsitektur, rumah, hingga situs pemukiman.

Mega Suciati, Subkoordinator Daya Tarik Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto menuturkan, selama di Museum Majapahit, para turis mancanegara mengamati setiap koleksi yang ada.

Dari mengabadikan menggunakan kamera, hingga mengajukan pertanyaan terkait peninggalan sejarah tersebut.

”Museum ini luar biasa. Ada begitu banyak hal yang bisa dilihat dari segi peradaban kuno, kisah keagamaan, dan koleksinya ditampilkan dengan indah. Di sini saya belajar lebih banyak tentang agama Hindu, konstruksi candi, dan arkeologi,” ungkap Daisy, 45, wisatawan asal Amerika Serikat kepada www.radarmajapahit.jawapos.com.

Dengan datangnya wisatawan mancanegara ini, Mega berharap bahwa, mereka dapat menyebarkan informasi tentang sejarah peradaban Majapahit ke seluruh dunia.

”Selain itu, kami berharap dapat menginspirasi rekannya yang lain mengenai pengalaman berliburnya di situs bersejarah Majapahit di Trowulan, Mojokerto,” tandas Mega. (wilda mifta)

 

Editor : Moch. Chariris
#Mancanegara #majapahit #turis