Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Sejarah Peradaban Majapahit di Mojokerto Menyita Perhatian Ratusan Turis Mancanegara

Moch. Chariris • Rabu, 13 Maret 2024 | 03:30 WIB

 

DAYA TARIK: Ratusan wisatawan mancanegara menikmati wisata peninggalan sejarah Candi Bajangratu, di Kecamatan Trowulan, Senin (11/3). (foto: Disbudporapar for Radar Majapahit)
DAYA TARIK: Ratusan wisatawan mancanegara menikmati wisata peninggalan sejarah Candi Bajangratu, di Kecamatan Trowulan, Senin (11/3). (foto: Disbudporapar for Radar Majapahit)

RADARMAJAPAHIT - Sebanyak 150 wisatawan mancanegara terpukau dengan destinasi wisata sejarah peninggalan kerajaan Majapahit di Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Senin (11/3).

Rombongan wisawatan kapal pesiar yang berlabuh di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu menjadikan wisata sejarah salah satu tujuan liburan.

KAGUM: Wisatawan mancanegara turut mengunjungi Candi Tikus Trowulan untuk mengetahui lansung jejak peradaban Kerajaan Majapahit. (foto: Disbudporapar for Radar Majapahit)
KAGUM: Wisatawan mancanegara turut mengunjungi Candi Tikus Trowulan untuk mengetahui lansung jejak peradaban Kerajaan Majapahit. (foto: Disbudporapar for Radar Majapahit)

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto, Norman Handhito, menegaskan, kekayaan peninggalan sejarah yang ada di Trowulan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara.

Bahkan, belakangan sudah empat kali kunjungan.

Rombongan kapal pesiar yang berlabuh di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu, datang ke bumi Majapahit dengan rombongan bus.

’’Kehadiran mereka karena keinginannya cukup kuat untuk tahu sejarah Majapahit di Mojokerto. Di tahun ini bahkan sudah tiga sampai empat kali,’’ ungkapnya.

Mereka yang datang di musim libur ini berkeliling untuk menikmati peninggalan bersejarah ini.

Mulai Candi Bajangratu, Candi Tikus, hingga Museum Towulan. Termasuk, wisata Buddha Tidur, di Desa Bejijong.

 Baca Juga: Anggota Laskar Hizbullah, Mbah Djatmiko, Keturunan Ki Ageng Tunggul Manik, Dikenal Ramah dan Dermawan

’’Poinnya memang mereka ingin mengetahui terkait peradaban Nusantara, dalam hal ini Majapahit yang mungkin mereka kenal dari sejarah saja,’’ tuturnya.

 

Editor : Moch. Chariris
#majapahit #turis #kerajaan