RADARMAJAPAHIT - Sebanyak 150 wisatawan mancanegara terpukau dengan destinasi wisata sejarah peninggalan kerajaan Majapahit di Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Senin (11/3).
Rombongan wisawatan kapal pesiar yang berlabuh di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu menjadikan wisata sejarah salah satu tujuan liburan.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto, Norman Handhito, menegaskan, kekayaan peninggalan sejarah yang ada di Trowulan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara.
Bahkan, belakangan sudah empat kali kunjungan.
Rombongan kapal pesiar yang berlabuh di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu, datang ke bumi Majapahit dengan rombongan bus.
’’Kehadiran mereka karena keinginannya cukup kuat untuk tahu sejarah Majapahit di Mojokerto. Di tahun ini bahkan sudah tiga sampai empat kali,’’ ungkapnya.
Mereka yang datang di musim libur ini berkeliling untuk menikmati peninggalan bersejarah ini.
Mulai Candi Bajangratu, Candi Tikus, hingga Museum Towulan. Termasuk, wisata Buddha Tidur, di Desa Bejijong.
’’Poinnya memang mereka ingin mengetahui terkait peradaban Nusantara, dalam hal ini Majapahit yang mungkin mereka kenal dari sejarah saja,’’ tuturnya.
Editor : Moch. Chariris