Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Pendapa Agung Trowulan, Saksi Sumpah Palapa Mahapatih Gajah Mada

Chariris • Jumat, 8 September 2023 | 18:15 WIB
IKONIK: Bagian depan pendapa, berdiri patung Raden Wijaya sebagai pendiri Kerajaan Majapahit yang di atasnya terdapat payung. (foto internet)
IKONIK: Bagian depan pendapa, berdiri patung Raden Wijaya sebagai pendiri Kerajaan Majapahit yang di atasnya terdapat payung. (foto internet)


Tempat bersejarah yang menjadi saksi bisu terlontarnya Sumpah Palapa dari Mahapatih Gajah Mada ini berada di Dusun Nglinguk, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.





Bangunan pendapa bekas Pendapa Kerajaan Majapahit ini dibangun lebih baik lagi oleh Kodam V Brawijaya melalui Yayasan Bina Majapahit pada 1964 hingga 1973. Para wisatawan dalam negeri maupun mancanegara dapat berkunjung ke Pendapa Agung untuk melihat peninggalan sejarah Kerajaan Majapahit itu.





Bangunan pendapa ini berbentuk joglo, dilengkapi dengan tiang utama beralaskan batu umpak peninggalan Kerajaan Majapahit. Lantainya menggunakan mamer. Sedangkan atapnya terbuat dari kayu.





Bagian depan pendapa, berdiri patung Raden Wijaya sebagai pendiri Kerajaan Majapahit yang di atasnya terdapat payung, seperti di kerajaan berwarna keemasan. Di bagian belakang bangunan pendapa, terdapat relief yang mengisahkan sejarah Kerajaan Majapahit.





Di sana terdapat pula sebuah tugu prasasti yang di atasnya ada patung Maha Patih Gajah Mada seukuran dada. Patung itu diresmikan pada 22 Juni 1986 oleh Komando Pusat Polisi Militer Mojokerto.





Di bagian depan patung tersebut, terdapat monumen bertuliskan komitmen para tokoh bangsa untuk tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang ditandatangani pada 21 Februari 2008. (sevira/moch. chariris)





Photo
Photo
TEDUH: Tempat bersejarah yang menjadi saksi bisu terlontarnya Sumpah Palapa dari Maha Patih Gajah Mada. (foto internet)

Editor : Chariris