Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Candi Wringin Lawang, Pintu Gerbang Ibu Kota Majapahit

Chariris • Rabu, 6 September 2023 | 20:26 WIB
Candi ini berada di Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. (foto sejarah majapahit)
Candi ini berada di Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. (foto sejarah majapahit)


Mojokerto menjadi salah satu wilayah di Provinsi Jawa Timur yang terkenal dengan destinasi wisata sejarahnya. Mojokerto dijuluki sebagai Bumi Majapahit sudah tak asing lagi terdengar di telinga masyarakat Indonesia. Terutama, di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.





Destinasi wisata sejarah peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong. Baik dari dalam negeri maupun mancanegara salah satunya adalah Candi Wringin Lawang.





Memang, Candi Wringin Lawang juga tak kalah menariknya untuk dikunjungi wisatawan. Candi ini berada di Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Waktu operasional bukanya wisata bersejarah ini mulai jam 07.00 hingga 17.00 WIB. Tiket masuk untuk mengunjungi candi ini sebesar Rp 3 ribu per orang.





Penamaan candi tersebut berasal dari bahasa Jawa, yakni Wringin Lawang yang berarti pintu beringin. Candi tersebut sama seperti Candi Bajang Ratu karena berbentuk gapura. Perbedaannya terletak pada jumlah gapura hingga masa awal pembangunannya.





Masa pembangunan candi ini disinyalir telah terbangun pada abad ke-14 Masehi. Pemugaran pun pernah dilakukan pada candi ini mulai tahun 1991 hingga 1995. Jenis gapura candi ini adalah candi bentar atau gapura yang terbentuk dari dua bangunan kembar tanpa atap.





Para ahli sejarah menduga bahwa fungsi candi ini digunakan sebagai salah satu pintu gerbang menuju kompleks Ibu Kota Majapahit. (sevira/moch. chariris)





Photo
Photo
GAPURA: Penamaan candi tersebut berasal dari bahasa Jawa, yakni Wringin Lawang yang berarti pintu beringin. (sevira for Radar Majapahit)

Editor : Chariris