Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Misteri Kerajaan Majapahit dan Ritual-Ritual Gaib

Imron Arlado • Rabu, 30 Juli 2025 | 23:32 WIB
Kerajaan Majapahit, salah satu kerajaan terbesar di Nusantara, dikenal karena kejayaan politik dan militernya. sumber foto: pinterest
Kerajaan Majapahit, salah satu kerajaan terbesar di Nusantara, dikenal karena kejayaan politik dan militernya. sumber foto: pinterest

JAWA POS RADAR MAJAPAHIT – Kerajaan Majapahit, salah satu kerajaan terbesar di Nusantara, dikenal karena kejayaan politik dan militernya. Namun, dibalik kemegahan istana dan strategi penaklukan, tersimpan sisi gelap yang jarang dibahas.

Yaitu praktik-praktik gaib dan ritual-ritual mistis yang menyelimuti kehidupan bangsawan dan prajurit nya. Dari pemujaan roh leluhur hingga ritual penguatan pasukan, kisah-kisah ini diwariskan secara lisan dan tertulis dalam babad maupun naskah kuno.

Di balik kejayaan Majapahit sebagai kerajaan maritim terbesar di Nusantara, tersimpan kepercayaan bahwa sebagian warisan spiritualnya tidak sepenuhnya berada di dunia nyata.

Beberapa tokoh spiritual dan masyarakat lokal percaya bahwa keraton Majapahit dimoksa hilang secara gaib, untuk melindungi pusaka dan rahasia kerajaan dari tangan jahil manusia.

 

Kepercayaan Mistis dan Ritual Gaib

 

Baca Juga: Raden Wijaya Pendiri Majapahit dan Strategi di Balik Runtuhnya Singhasari

Penjaga Gaib Situs Trowulan

Gerbang Gaib dan Gajah Mada

Kisah-kisah ini tidak tercatat dalam kitab sejarah resmi, tapi hidup dalam bisik-bisik para penjaga adat dan tradisi lisan masyarakat Jawa.

 

Tirai Kabut dan Keraton yang Dimoksa

Konon, keraton Majapahit bukan hancur, melainkan dimoksa, hilang secara gaib demi menjaga rahasia kekuasaan dan pusaka kerajaan dari tangan jahil manusia.

Menurut kepercayaan Jawa kuno, moksa adalah pelepasan fisik dan spiritual menuju alam lain. Para leluhur menyebut, keraton masih utuh di “alam halus”, hanya bisa dilihat oleh mereka yang memiliki mata batin.

Kabut abadi yang kadang muncul mendadak di Trowulan dianggap sebagai tirai gaib, pembatas antara dunia manusia dan Majapahit yang tak kasat mata. Penjaga spiritual situs percaya bahwa kabut itu bukan fenomena alam biasa, melainkan tanda bahwa pintu antar dimensi telah terbuka.

 

Baca Juga: Masa Senja Sang Mahapatih: Mengulik Kisah Perjalanan Gajah Mada Menuju Moksa

Penjaga Halus dan Lorong Gaib

Beberapa spiritualis meyakini bahwa situs-situs seperti Candi Brahu, Kolam Segaran, dan Bajang Ratu dijaga oleh makhluk tak terlihat. Mereka disebut sebagai leluhur Majapahit yang tidak pernah meninggalkan tanahnya.

Ada pula cerita tentang lorong gaib yang hanya bisa dilewati oleh mereka yang memiliki “sabda sejati” atau melakukan laku tapa khusus.

 

Baca Juga: Mitos Naga dan Simbolisme dalam Kerajaan Majapahit! Yuk Baca Selengkapnya!

 Gajah Mada dan Gerbang Pantai Selatan

Salah satu legenda paling terkenal menyebut Gajah Mada pernah melakukan perjalanan spiritual ke Pantai Selatan Jawa, menembus gerbang gaib dan bertemu dengan pasukan tak kasat mata.

Gerbang ini dipercaya sebagai titik pertemuan antara dunia manusia dan kekuatan alam, tempat di mana sumpah “Palapa” menjadi sakral.

Di balik bata merah dan kabut halus, Majapahit bukan sekadar sejarah—ia hidup dalam ingatan gaib dan spiritual tanah Jawa. Misteri ini mengingatkan kita bahwa tak semua warisan bisa disentuh, tapi tetap bisa dirasakan.

ANGELINA

 

 

Editor : Imron Arlado
#Histori #sejarah #majapahit #Penjaga gaib #misteri #ritual gaib #Keraton #trowulan