RADARMAJAPAHIT.JAWAPOS.COM – Eksistensi kerajinan miniatur kapal Majapahit di Mojokerto makin diminati. Meski sempat vakum akibat pandemi Covid-19, namun produksi miniatur kapal tersebut saat ini justru ramai permintaan. Bahkan, pelanggan atau pemesan menembus pasar ekspor hingga Benua Biru, Eropa.
Sunali, 44, perajin miniatur kapal asal Desa Wringinrejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, misalnya. Dengan dibantu empat karyawan, usaha yang dirintisnya sejak 1998 silam tersebut kian berkembang.
Terdapat beragam jenis miniatur kapal yang diproduksi. Mulai dari kapal pinisi, kapal Majapahitan atau kapal djong, kapal perang, hingga kapal Dewa Ruci.
Sunali memproduksi miniatur kapal mengandalkan peralatan dan bahan-bahan sederhana. Memanfaatkan limbah kayu mahoni yang didatangkan dari pabrik. Limbah kayu itu kemudian diolahnya, lalu dibentuk menjadi badan kapal dengan cara dihaluskan atau diamplas terlebih dahulu.
Selanjutnya, ia memoles badan miniatur kapal menggunakan cat kayu sekaligus sebagai tahap pewarnaan. ”Kayu yang saya pakai itu limbah kayu mahoni dari pabrik,” ujarnya, Jumat (8/12). Tidak heran, dari karya kreatifnya itu, kini produksi miniatur kapal karyanya banyak diminati. Dari pemesannya datang pasar regional, bahkan menembus mancanegara.
Seperti Surabaya, Tangerang, Bandung, Jogjakarta, dan Makassar. Sedangkan, pasar ekspor perlahan merambah ke kawasan Eropa. Di antaranya, Belanda, Perancis, dan Jerman.
Dia menuturkan, promosi hingga proses pengiriman miniatur kapal buatannya belakangan lebih mengandalkan galeri-galeri, wisatawan lokal atau mancanegara. ”Biasanya miniatur kapal yang di galeri-galeri itu banyak dibeli turis untuk oleh-oleh,” paparnya.
Sunali berharap ke depan pemerintah memfasilitasi karya perajin. Baik dari sisi permodalan, peralatan, hingga pemasaran. Termasuk aktif mempromosikan kerajinan miniatur kapal Majapahitan melalui event-event pameran. Baik berskala nasional maupun Internasional.
”Keinginan saya pemerintah dapat membantu memfasilitasi sekaligus mempromosikan melalui berbagai event pameran,” imbuhnya. (putri fadiyah)
Editor : Moch. Chariris