JAWA POS RADAR MAJAPAHIT - Sebuah kompleks situs kuno era Majapahit diduga terpendam di bawah area pemakaman umum Dusun Mojojejer, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.
Hal ini merupakan interpretasi awal terhadap hasil penelusuran artefak kuno ”arca tokoh” yang sebelumnya ditemukan penggali kubur.
Staf Tim Kerja Penyelamatan, Pengamanan dan Advokasi (PPA) Balai Pelestarian Kebudayaan Jawa Timur Ning Suryati menguraikan, beberapa hipotesa mencuat seiring ditemukannya arca kuno berukuran tinggi 45 cm dan lebar 18 cm tersebut.
Utamanya soal asal-usul patung yang menggambarkan sosok tokoh lengkap memakai mahkota dan duduk bersila tersebut.
”Bisa jadi arca itu dulunya bagian dari tempat suci di kompleks bangunan tempat singgah raja, atau bahkan jadi sosok yang dipuja di sana,” ungkapnya, kemarin (17/5).
Ditemukannya patung berbahan batu andesit tersebut oleh penggali kubur pada 5 tahun silam menguatkan asumsi adanya sisa kompleks bangunan kuno yang terpendam di sekitar lokasi. Apalagi, di area makam ditemukan banyak sisa bata kuno Majapahitan.
”Di area makam sana juga banyak ditemukan bata-bata kuno, tapi kita belum sampai mengecek yang di dalam tanahnya,” beber Suryati.
Aspek tersebut diperkuat dengan lokasi Desa Pesanggrahan yang berdekatan dengan Desa Jiyu yang sebelumnya ditemukan sebuah prasasti tentang tanah sima zaman Wilwatikta.
”Apalagi secara toponimi nama Desa Pesanggrahan ini bisa diartikan dulunya tempat singgah raja saat berkeliling ke wilayah, sedangkan nama Kutorejo diindikasikan sebagai kota raja,” paparnya.
Ia menuturkan, untuk memperkuat hipotesis itu tim arkeolog butuh melakukan survei penyelamatan berikut ekskavasi di lokasi temuan.
Status lahan sebagai makam umum jadi kendala tersendiri bagi tim arkeolog untuk menelusuri lebih lanjut indikasi adanya kompleks situs permukiman kuno yang diduga terpendam di area makam tersebut.
”Sebenarnya di sana potensial sekali. Karena difungsikan sebagai pemakaman, kita akan lakukan survei penyelamatan juga agak terhalang,” tandas Suryati.
Hal ini berawal ketika BP Kebudayaan Jawa Timur dan Disbudporapar Kabupaten Mojokerto melakukan tinjau lapangan di pemakaman umum Dusun Mojojejer, Desa Pesanggrahan, pada 10 Oktober 2025 lalu.
Langkah ini menindaklanjuti temuan arca yang disebut menggambarkan sosok tokoh lengkap memakai mahkota dan duduk bersila dengan kedua tangan di atas lutut tersebut. (vad/ris)
Editor : Martda Vadetya