JAWA POS RADAR MAJAPAHIT - Teka-teki Istana Bhre Wengker di Situs Kumitir kembali ditelusuri tim arkeolog Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI. Tim ekskavasi kali ini melakukan penggalian arkeologis selama delapan hari menyasar area utara dan barat bangunan peninggalan era Majapahit tersebut.
Ketua Tim Ekskavasi Situs Kumitir sekaligus Arkeolog BPK Wilayah XI Jatim M. Ichwan mengatakan, pihaknya melakukan ekskavasi tahap VI di situs bersejarah di Dusun Bendo, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, ini dari 16-23 Oktober.
”Ekskavasi penyelamatan Situs Kumitir kali ini tergolong singkat, hanya selama delapan hari. Sasarannya delapan kotak gali di dua titik, sisi utara dan sektor barat sebelah tapak gapura,” ungkapnya, kemarin (25/10).
Dia menjelaskan, ekskavasi kali di antaranya bertujuan untuk menampakkan bagian dalam dari pagar sebelah utara tapak gapura.
Dari situ tim ekskavasi menemukan adanya pola variasi dalam pengerjaan bangunan di era klasik tersebut.
Dari dua titik kotak yang digali, tampak adanya perbedaan lapisan bata sisi dalam atau fondasi talud dengan titik lainnya. Satu titik dangkal hanya ditemukan empat lapis bata kuno sebagai landasan talud.
Sementara titik lainnya harus dilapisi beberapa bata setinggi 90 sentimeter (cm) sebagai dasar talud.
”Ada kemungkinan zaman dahulu waktu pemasangan bata, juga menyesuaikan kondisi tanah waktu itu. Mungkin beberapa titik tanah waktu itu dianggap cukup kuat dan padat untuk menyangga konstruksi di atasnya,” papar Ichwan.
Di samping itu, pihaknya juga melanjutkan penelusuran sebaran komponen di area dalam sisi barat laut situs.
Pada ekskavasi tahap V tahun 2024 lalu, arkeolog mendapati talud di area Makam Mbah Sagu yang terputus mengarah ke utara. Oleh karena itu, kali ini tim peneliti berupaya melacak pola yang sama di seberang utara, namun hasilnya nihil.
”Apakah itu membentuk pola tersendiri?. Karena itu kita telusuri dengan me-mirror-kan di talud utara. Kita coba tarik lurus dan gali di tiga kotak, ternyata masih belum ada indikasi,” bebernya.
Ichwan menambahkan, ekskavasi lanjutan ini digelar juga untuk menguatkan asumsi jika empat sisi Istana Bhre Wengker ini dikelilingi pagar talud dari susunan bata kuno. (vad/ris)
Editor : Martda Vadetya