JAWA POS RADAR MAJAPAHIT - Kerajaan Majapahit tidak hanya terkenal sebagai salah satu kerajaan yang paling berkuasa dalam sejarah Nusantara, tetapi juga sebagai pusat inovasi seni dan budaya yang luar biasa.
Di antara warisan budaya yang masih ada hingga detik ini, tarian Bedhaya berdiri sebagai tari klasik yang merepresentasikan nilai filosofi, estetika, dan religius yang dalam.
Tari Bedhaya Majapahit memiliki hubungan erat dengan kebudayaan keraton dan telah diperbarui dengan ciri khas dari Jawa Timur.
Salah satu contohnya adalah tari Bedhaya Tribhuwana Rajadewi yang merupakan sebuah rekonstruksi dari tari Bedhaya tradisional keraton, namun tarian tersebut disajikan dengan gaya yang lebih menonjol dari Jawa Timur.
Tarian ini menggambarkan kisah Ratu Tribhuwana Tungga Dewi, seorang wanita luar biasa yang menjadi ratu pertama di kerajaan megah tersebut.
Tarian ini ditampilkan dengan jumlah delapan penari yang melambangkan Surya Majapahit, memberikan gerakan ritmis yang anggun dan kaya makna.
Tari Bedhaya lainnya yang mengandung nilai spiritual dan penghormatan terhadap tokoh perempuan di Majapahit adalah Bedhaya Putri Mojosakti, tarian ini didedikasikan untuk dua ratu yang berperan penting dalam sejarah Majapahit, yaitu Dyah Gayatri Rajapatni dan Dyah Tribhuwana Wijaya Tunggadewi.
Dengan ribuan penari yang pernah berpartisipasi dalam festival budaya Majapahit, tarian ini melambangkan peran ganda perempuan, baik di ranah domestik maupun sosial-politik, sebagai pilar utama dalam kejayaan kerajaan.
Selain tarian, Majapahit juga terkenal dengan kesenian tradisional yang memiliki dampak luas hingga saat ini, karya kerajinan seperti patung dan ukiran terakota, serta seni musik dan pertunjukan wayang menjadi bagian fundamental dari budaya Jawa yang diturunkan.
Baca Juga: Spirit Majapahit dan Kebangkitan Identitas Nusantara di Era Modern
Jejak seni ini masih dapat ditemukan di pusat-pusat budaya dan situs bersejarah Majapahit, khususnya di daerah Trowulan, Mojokerto, yang diakui sebagai ibu kota kerajaan pada masa lampau.
Keunikan dari seni Majapahit terletak pada kombinasi antara nilai estetika dan filosofi religius yang terintegrasi dalam ekspresi seninya, contohnya selerti tarian Bedhaya yang bukan hanya sekadar pertunjukan, tetapi juga sebagai wadah spiritual yang mengandung makna moral dan ajaran hidup.
Kesenian Majapahit dengan gaya khas Jawa Timur ini berfungsi sebagai penghubung antara masa lalu dan era modern, menjaga warisan nenek moyang tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman.
Dengan pelestarian seni seperti tari Bedhaya dan elemen budaya lainnya, masyarakat di era sekarang dapat lebih mengenali dan menghargai warisan budaya yang kaya dari Majapahit. Hal ini tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga memberikan inspirasi untuk kreativitas dan inovasi dalam seni kontemporer.
Keberlanjutan seni dan budaya Majapahit menjadi bukti konkret bahwa kemegahan kerajaan tersebut tidak hanya tercatat dalam sejarah, tetapi masih berlanjut dalam denyut kehidupan budaya Indonesia. (Dzafir Kirana Adelia/Devi)
Editor : Martda Vadetya