Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Kisah Mpu Prapanca, Pujangga Majapahit yang Mengabadikan Sejarah Nusantara

Imron Arlado • Jumat, 17 Oktober 2025 | 01:20 WIB
Kisah Mpu Prapanca, Pujangga Majapahit yang Mengabadikan Sejarah Nusantara
Kisah Mpu Prapanca, Pujangga Majapahit yang Mengabadikan Sejarah Nusantara

JAWA POS RADAR MAJAPAHIT – Mpu Prapanca atau juga disebut Dang Acarya Nadendra adalah tokoh penting dalam narasi sejarah Kerajaan Majapahit. Mpu Prapanca dikenal sebagai pujangga sastra Jawa pada abad XIV atau zaman Majapahit.

Awalnya, Mpu Prapanca adalah seorang pendeta yang mengabdi pada Majapahit. Dikisahkan dalam buku “Menuju Puncak Kemegahan Sejarah Kerajaan Majapahit” karya Slamet Muljana, Prapanca adalah sosok pembesar agama Buddha di kerajaan Majapahit yang dipimpin oleh Hayam Wuruk.

Namun dibalik karyanya yang luar biasa, dikisahkan Prapanca adalah sosok yang kesepian setelah meninggalkan istana dan kota. Teman-temannya di masa lalu telah melupakannya dan tidak pernah mengunjunginya.

Prapanca merasa rugi, ketika dulu tidak mendengar kata-kata dari baginda raja Majapahit. Dikisahkan ia pernah menolak tinggal di kota dan memilih untuk hidup di dusun lantaran adanya hinaan dari kaum bangsawan.

Pengalaman itu membuatnya memilih untuk menyendiri dan bertapa di daerah pegunungan.

Namun, meski telah dihadapkan dengan fitnah dari kaum bangsawan, Mpu Prapanca tak henti memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi kekayaan sastra serta sejarah Majapahit lewat karyanya.

 

 

Salah satu karya paling berharga dari Mpu Prapanca adalah Negarakertagama, sebuah buku yang menyajikan sejarah dan puisi, berisi catatan rinci tentang kondisi politik, sosial, dan budaya Majapahit pada masa itu.

Dalam Negarakertagama, Mpu Prapanca juga membahas mengenai Kerajaan Singasari, pendahulu Majapahit, sehingga menampilkan kesinambungan serta hubungan sejarah antara kedua kerajaan besar itu.

Selain Mpu Prapanca, di era yang sama juga dikenal sosok Mpu Tantular, seorang pujangga terkemuka, yang banyak menghasilkan karya sastra dan filsafat Majapahit.

Kedua tokoh ini menunjukkan bahwa dunia sastra dan spiritual di masa Majapahit mengalami perkembangan pesat yang menjadi sarana untuk menyampaikan kekuasaan, kebijaksanaan, serta nilai luhur yang dijunjung oleh kerajaan.

Di bawah pemerintahan Raja Hayam Wuruk, yang merupakan penguasa terkemuka Majapahit, terjadi masa keemasan dalam bidang literatur dan seni.

Mpu Prapanca turut serta mengabadikan kejayaan itu dengan mendeskripsikan secara terperinci wilayah kekuasaan Majapahit yang meluas, mencakup kerajaan-kerajaan yang sampai ke pulau-pulau di sekeliling Nusantara.

Ini menunjukkan bahwa Majapahit bukan sekadar kerajaan lokal, melainkan juga merupakan kekuatan politik dan budaya yang signifikan di Asia Tenggara.

Perjalanan hidup Mpu Prapanca, dari seorang pendeta yang pernah disingkirkan hingga menghasilkan karya monumental yang melampaui zaman, menjadi sumber inspirasi bagi banyak generasi.

Karya-karyanya memiliki nilai sastra tinggi, sekaligus berfungsi sebagai dokumen penting untuk memahami lebih dalam sejarah, politik, dan budaya Indonesia jaman kuno.

Pelestarian karya Mpu Prapanca melalui manuskrip dan penelitian sejarah modern menjadi elemen kunci untuk menjaga warisan Majapahit.

 

 

Sejarawan serta budayawan terus meneliti nilai-nilai luhur dan ajaran yang terkandung dalam Negarakertagama, sebagai sumber utama untuk memahami karakter kebangsaan serta kebudayaan Indonesia dari akar sejarahnya.

Berkat kerja keras dan komitmen Mpu Prapanca, jejak kejayaan Majapahit terus terjaga dalam ingatan bangsa, memperkuat identitas nasional sekaligus menginspirasi pengembangan budaya Indonesia di masa sekarang. (RIZMA/Devi)

Editor : Martda Vadetya
#hayam wuruk #majapahit #negarakertagama #mpu tantular #mpu prapanca