Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Berikut 7 Kitab Peninggalan Kerajaan Majapahit, Termasuk Negarakertagama dan Sutasoma

Imron Arlado • Kamis, 18 September 2025 | 13:00 WIB
7 Kitab Peninggalan Kerajaan Majapahit, Termasuk Negarakertagama dan Sutasoma
7 Kitab Peninggalan Kerajaan Majapahit, Termasuk Negarakertagama dan Sutasoma

JAWA POS RADAR MOJOKERTO Kerajaan Majapahit merupakan kerjaan terbesar yang pernah berdiri di Indonesia.

Kerajaan yang didirikan pada tahun 1293 ini mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Prabu Hayam Wuruk.

Pada masa pemerintahannya, Hayam Wuruk yang didampingi oleh Mahapatih Gajah Mada berhasil membawa perubahan yang signifikan bagi kerajaan.

Kerajaan ini kini menyisakan banyak peninggalan. Jejak peninggalan Kerajaan Majapahit masih dapat ditemukan hingga kini di berbagai wilayah Nusantara, yang berasal dari abad ke-13 hingga ke-14 Masehi.

Peninggalan Kerajaan Majapahit yang terkenal salah satunya yakni berupa kitab atau karya sastra. Berikut kitab-kitab peninggalan Kerajaan Majapahit.

Kitab Peninggalan Kerajaan Majapahit

  1. Kitab Negarakertagama

Salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit yang terkenal adalah Kitab Negarakertagama yang dikarang oleh Mpu Prapanca.

Kitab Negarakertagama menjadi saksi pada masa pemerintahan Hayam Wuruk pada tahum 1365 M.

Oleh karena itu, kitab ini dianggap sebagai salah satu sumber terpenting dalam memahami sejarah Kerajaan Majapahit.

Kitab Negarakertagama dikarang pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, tepatnya pada tahun 1365.

Kitab ini terdiri dari 98 pupuh (puisi atau syair), yang secara keseluruhan berisi tentang silsilah raja-raja Majapahit, wilayah Kerajaan Majapahit, keadaan kota, upacara Sradha, maupun negara-negara bawahan Majapahit.

  1. Kitab Sutasoma

Selain Kitab Negarakertagama yang populer, Kitab Sutasoma juga dikenal oleh banyak orang karena terdapat istilah Bhinneka Tunggal Ika yang dijadikan sebagai semboyan negara NKRI.

Selain itu, dalam kitab ini juga terdapat istilah Pancasila, yang kini menjadi nama dasar negara Indonesia.

Kitab Sutasoma merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit yang ditulis oleh Mpu Tantular pada masa pemerintahan Hayam Wuruk.

Kitab Sutasoma bercerita tentang Pangeran Sutasoma. Selain itu, kitab ini juga mengajarkan tentang toleransi dalam beragama, khususnya agama Hindu dan Buddha.

  1. Kitab Arjunawijaya

Kitab Arjunawijaya adalah karangan Mpu Tantular juga pada masa pemerintahan Hayam Wuruk.

Kitab ini menceritakan tentang peperangan antara Raja Arjuna Sasrabahu dan Patih Sumantri melawan Rahwana. Uttara Kanda, bagian terakhir dari Kitab Ramayana menjadi dasar dari ceritanya.

Kitab ini sangat populer sejak zaman dahulu dan sering dijadikan sebuah pertunjukan dalam pergelaran wayang.

  1. Kitab Tantu Pagelaran

Kitab Tantu Pagelaran ditulis dalam bahasa Jawa Pertengahan pada zaman Majapahit. Edisi suntingan yang sangat penting telah diterbitkan di Leiden pada tahun 1924 oleh Dr. Th. Pigeaud.

Kitab ini mengisahkan tentang asal mula Pulau Jawa. Di dalamnya memuat kisah tentang pemindahan Gunung Mahameru dari India ke Pulau Jawa oleh Dewa Brahma, Wisnu, dan Siwa.

Gunung Mahameru, yang kini dikenal sebagai Gunung Semeru, diyakini sebagai paku yang menjaga Pulau Jawa tetap teguh dan tidak goyah.

Selain itu, kitab ini juga menceritakan tentang kisah manusia di pulau Jawa dan aturan-aturan yang harus diaati oleh manusia.

  1. Kitab Nitisastra

Kitab Nitisastra merupakan terjemahan dari sloka-sloka dalam bahasa Sanskerta dari buku Panchatantra dan Chanakya Sataka yang ditulis oleh Mpu Nirartha.

Isi dari kitab ini yakni tentang aturan-aturan kesusilaan yang ditulis dalam bentuk syair dalam bahasa Jawa Kuno.

Ajaran-ajaran dalam kitab ini secara umum berisi mengenai cara seseorang berpikir, berkata, dan berbuat.

Itulah tujuh kitab peninggalan Kerajaan Majapahit yang dapat dijadikan sumber terkait kehidupan Kerajaan Majapahit pada zaman dahulu. (LINDA)

Editor : Martda Vadetya
#mpu tantular #kitab peninggalan kerajaan majapahit #kitab sutasoma #kerajaan majapahit #Kitab Negarakertagama