JAWA POS RADAR MAJAPAHIT – Bicara soal kuliner khas Mojokerto, tidak lengkap rasanya tanpa menyebut onde-onde, jajanan tradisional berbentuk bulat dengan taburan wijen di luarnya.
Kudapan manis ini bukan sekedar camilan biasa, melainkan bagian dari warisan kuliner Majapahit yang telah bertahan ratusan tahun dan tetap digemari hingga kini.
Onde-onde ini mulai dikenal sejak masa kejayaan Kerajaan Majapahit, berasal dari pengaruh budaya Tiongkok, kudapan ini kemudian diadaptasi dan menjadi ciri khas Mojokerto. Bentuknya yang bulat melambangka kesempurnaan dan keberuntungan.
Kini, onde-onde bukan sekedar kudapan tradisional, tetapi juga telah menjadi ikon kuliner Mojokerto yang melekat erat dengan identitas daerah ini.
Julukan “Kota Onde-Onde” disematkan kepada Mojokerto sebagai bentuk pengakuan atas kekhasan kuliner legendaris ini.
Onde-onde tidak lagi dihidangkan dengan isian kacang hijau yang klasik, melainkan sekarang ini sudah banyak sekali inovasi mengenai olahan dan isian onde-onde.
Ada onde-onde dengan olahan ubi ungu ada juga onde-onde dengan berbagai isian seperti coklat, keju, hingga durian, semuanya sukses memikat lidah pecinta kuliner.
Meskipun terdapat inovasi yang kreatif dengan varian isian baru para pedagang onde-onde tetap menjaga ciri khasnya tanpa meninggalkan rasa klasiknya.
Onde-onde tetap mempertahankan resep tradisionalnya, perpaduan kulit tepung ketan yang kenyal taburan wijen yang harum dan isian manis di mulut menjadikan kudapan ini tak lekang oleh waktu.
Baca Juga: Darah Ken Arok, Akar Berdirinya Kerajaan Majapahit
Jika anda berkunjung ke Mojokerto, tidak lengkap rasanya jika tidak mencicipi onde-onde dan membawanya sebagai oleh-oleh.
Kudapan legendaris ini bukan hanya sekedar camilan, melainkan simbol kejayaan kuliner Majapahit yang masih bertahan hingga era saat ini.
Onde-onde juga sebagai jembatan antara masa lalu dan masa kini, onde-onde berhasil mempertahankan eksistensinya di tengah perkembangan kuliner yang viral saat ini.
Pada akhirnya, onde-onde lebih dari sekedar kudapan manis yang memanjakan lidah. Onde-onde adalah simbol kebanggan Mojokerto, bukti kejayaan Majapahit dan penghubung antara masa lalu dan masa kini.
Setiap gigitan onde-onde seolah mengajak kita kembali ke masa emas Nusantara, ketika budaya, seni, dan kuliner berkembang pesat di bawah panji kejayaan Majapahit. (Septian Trio)
Editor : Martda Vadetya