JAWA POS RADAR MAJAPAHIT – Mojokerto dikenal sebagai “Bumi Majapahit,” julukan yang tak lepas dari sejarah panjang kejayaan Majapahit yang berdiri dari abad ke-13 hingga abad ke-15.
Sebagai pusat pemerintahan kerajaan maritim terbesar di Nusantara, Mojokerto menyimpan banyak peninggalan bersejarah yang masih terjaga hingga kini.
Tidak heran banyak orang menjadikan Mojokerto sebagai destinasi favorit para pecinta wisata sejarah dan budaya khususnya untuk melihat peninggalan kerajaan Majapahit.
Bukan sekedar menyimpan kisah emas masa lalu, Mojokerto juga menjadi “museum hidup” bagi pecinta sejarah dan budaya. Setiap sudutnya seolah membawa kembali ke masa kejayaan Majapahit.
Peninggalan yang ada tidak hanya menjadi bukti peradaban masa lampau, tetapi juga destinasi wisata sejarah unggulan di Mojokerto sendiri.
Bagi anda yang ingin menelusuri jejak kebesaran Majapahit dan merasakan langsung atmosfer kejayaan Majapahit di masa lampau, berikut 5 wisata sejarah di Mojokerto yang memikat dan wajib dikunjungi:
- Gapura Wringin Lawang
Salah satu ikon wisata sejarah Mojokerto adalah Gapura Wringin Lawang. Gerbang raksasa ini dipercaya menjadi pintu masuk kompleks kediaman Mahapatih Gajah Mada.
Memiliki arsitektur khas bata merah dengan luas 13 x 11 meter dan tinggi 15,5 meter. Gapura ini menjadi bukti kejayaan arsitektur Majapahit yang memukau hingga kini.
- Museum Majapahit
Bagi pecinta sejarah, Museum Majapahit adalah destinasi wajib. Berlokasi di Trowulan, museum ini menyimpan ratusan artefak peninggalan kerajaan Majapahit mulai dari perabotan, senjata dingga prasasti kuno.
Mengunjungi museum ini serasa diajak kembali ke masa kejayaan Majapahit yang pernah menjadi kerajaan maritim terbesar.
- Candi Brahu
Candi ini menjadi salah satu peninggalan yang masih kokoh berdiri di Dukuh Jambu Mente, Desa Bejijong, Kec. Trowulan, Kab. Mojokerto.
Menurut catatan sejarah, Candi Brahu digunakan sebagai tempat upacara pembakaran jenazah para raja Majapahit.
Bentuknya yang simetris dengan bahan batu bata merah menghadap ke barat dan berukuran panjang sekitar 22,3 meter, dengan lebar 18 meter dan berketinggian 20 meter. Membuatnya menjadi objek menarik bagi wisatawan sekaligus fotografer.
- Candi Bajang Ratu
Candi Bajang Ratu adalah gerbang megah yang dipercaya sebagai pintu masuk menuju kompleks Kerajaan Majapahit.
Terletak di Desa Temon, Kec. Trowulan, Kab. Mojokerto, bangunan ini memiliki tinggi sekitar 165 meter dan dihiasi ornamen khas hindu. Keindahan reliefnya menjadi candi ini salah satu ikon wisata sejarah Mojokerto.
- Candi Tikus
Terletak di Desa Temon, Kec. Trowulan, Kab. Mojokerto, Candi Tikus adalah salah satu peninggalan penting Kerajaan Majapahit.
Candi berbentuk kolam pemandian ini diyakini menjadi tempat ritual penyucian keluarga kerajaan.
Arsitekturnya yang unik dan megah membuat Candi Tikus menjadi destinasi favorit wisatawan dan peneliti sejarah.
Melalui 5 rekomendasi destinasi wisata sejarah tersebut, Mojokerto seolah menjadi “jendela waktu” untuk mengenang kejayaan Majapahit.
Bagi anada yang ingin berkunjung, situs-situs bersejarh ini bukan hanya tentang rekreasi, tetapi juga mengenal dan belajar mengenai akar peradaban Nusantara.
Jika anda berencana liburan, tidak ada salahnya menjelajahi Bumi Majapahit dan merasakan langsung atmosfer kejayaanya.
Sejarah bukan hanya untuk diingat, tetapi juga untuk dinikmati melalui jejak peninggalannya. (Septian Trio)
Editor : Martda Vadetya