Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Siasat dan Taktik Cerdas Raden Wijaya dalam Mengalahkan Pasukan Mongol

Imron Arlado • Selasa, 9 September 2025 | 04:00 WIB
Raden Wijaya Berhasil Mengalahkan Pasukan Mongol dengan Taktiknya yang Cerdas.
Raden Wijaya Berhasil Mengalahkan Pasukan Mongol dengan Taktiknya yang Cerdas.

JAWA POS RADAR MAJAPAHIT – Raden Wijaya berhasil mengalahkan pasukan Mongol yang dikenal tangguh dan jarang kalah di peperangan. Hal ini berkat siasat dan taktik cerdas Raden Wijaya.

Kedatangan pasukan Mongol di tanah Jawa sekitar awal abad ke-13 menjadi peristiwa penting dalam sejarah Nusantara. Saat itu, Raden Wijaya, menantu Raja Kertanegara dari Singasari, baru saja kehilangan dukungan setelah istananya dihancurkan oleh Jayakatwang dari Kediri.

Dalam kondisi genting itu, dirinya harus menghadapi ancaman yang lebih besar, yakni pasukan Kubilai Khan yang dikenal sangat tangguh di berbagai wilayah Asia.

Sebanyak 20.000 prajurit Mongol tiba di Jawa dengan tujuan untuk menuntut balas terhadap Jayakatwang, yang dianggap telah menghina kekuasaan Dinasti Yuan. Namun, di lapangan, hal tersebut tidak semudah yang dibayangkan.

Armada mereka terhambat karena jalur logistik mereka diganggu oleh sekutu Kertanegara dari Champa. Raden Wijaya, yang masih dalam tahap membangun kekuatan, melihat kesempatan besar dari situasi ini.

Bersama Arya Wiraraja, sekutunya dari Madura, ia merancang strategi yang tidak hanya mengandalkan kekuatan militer, tetapi juga kecerdikan politik. Raden Wijaya mendekati pasukan Mongol dengan sikap ramah.

 

 

Ia berpura-pura sebagai sekutu yang ingin bekerja sama dan menunjukkan dirinya sebagai kerabat lama Kubilai Khan. Ia juga mengaku mendukung misi pasukan Mongol. Taktik ini berhasil membuat komandan Mongol, Shih-Pi, percaya padanya.

Mereka pun menerima kehadiran Raden Wijaya tanpa curiga dan memberinya kesempatan untuk menghimpun pasukan. Setelah Mongol berhasil menaklukkan Kediri dengan bantuan Raden Wijaya, suasana berubah.

Pasukan asing tersebut larut dalam pesta kemenangan sementara Raden Wijaya dengan cerdik mundur dari keramaian. Saat musuh lengah, ia melancarkan serangan mendadak. Unit inti Mongol, pasukan Tartar, menjadi sasaran utama.

Serangan kejutan ini membuat seluruh barisan musuh kocar-kacir. Mereka yang tadinya yakin akan menang dengan mudah justru dikejutkan oleh strategi Raden Wijaya. Selain itu, di pesisir laut, pasukan Jawa lain yang dipimpin Arya Adikara telah menunggu dengan armada yang siap bertempur.

Kapal-kapal Mongol dihantam serangan mendadak, menyebabkan ribuan prajurit asing tewas. Menurut catatan sejarah, korban dari pihak Mongol mencapai belasan ribu orang, termasuk tiga ribu pasukan elit mereka.

Pasukan yang mencoba kembali ke Tiongkok pun harus menghadapi angin muson yang tidak bersahabat. Akibatnya, banyak kapal tenggelam dan hanya sebagian kecil prajurit yang berhasil kembali ke tanah asalnya.

 

 

Kemenangan ini bukan hanya tentang kemenangan militer, tetapi juga menjadi titik balik dalam sejarah Jawa. Dari seorang pelarian, Raden Wijaya berhasil menunjukkan dirinya sebagai seorang pemimpin yang cerdas dan mampu mengalahkan kekuatan besar dunia.

Peristiwa ini menjadi dasar penting bagi lahirnya Kerajaan Majapahit, yang dikenal menjadi salah satu kerajaan terbesar di Nusantara. (Rizma)

Editor : Martda Vadetya
#Raden Wijaya #pasukan Mongol #pasukan tartar #sejarah nusantara #kerajaan majapahit