Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Mitos atau Fakta, Kerajaan Majapahit jadi Negara Maritim Terkuat di Dunia?

Imron Arlado • Senin, 8 September 2025 | 00:00 WIB

Luas Wilayah Kekuasaan Majapahit
Luas Wilayah Kekuasaan Majapahit

JAWA POS RADAR MAJAPAHIT – Majapahit sering digambarkan sebagai kerajaan maritim terbesar yang pernah berdiri di Nusantara, dengan pengaruh yang konon menjangkau hingga ke mancanegara.

Gambaran itu menempatkan Majapahit sebagai simbol kejayaan laut Nusantara, lengkap dengan armada yang disebut mampu menguasai jalur perdagangan penting. 

Namun, klaim tersebut tak pernah lepas dari perdebatan. Sejarawan, arkeolog, hingga budayawan masih bersilang pandang: benarkah kejayaan maritim Majapahit adalah fakta sejarah yang teruji, atau justru mitos yang tumbuh dari tafsir naskah kuno dan romantisme masa lampau?

Banyak sejarawan kerap merujuk pada naskah Negarakertagama serta catatan Tiongkok abad ke-14 yang menyinggung betapa luasnya cakupan Majapahit, mulai dari Sumatra hingga Maluku, bahkan tercatat menjalin hubungan dagang dengan India dan Tiongkok.

 

Baca Juga: Keamanan Museum Majapahit di Trowulan Mojokerto Ditingkatkan, Cegah Aksi Anarkis Menyasar Koleksi Bersejarah

 

Dari sumber-sumber itulah lahir anggapan bahwa Majapahit merupakan kerajaan maritim raksasa dengan pengaruh lintas samudra.

Meski demikian, tidak sedikit pula pakar yang menilai klaim tersebut lebih merepresentasikan simbol kekuasaan dan jaringan politik daripada bukti konkret dominasi di lautan.

Keraguan itu terutama lahir dari minimnya bukti arkeologis yang bisa menguatkan klaim bahwa armada laut Majapahit benar-benar menguasai perairan Asia Tenggara.

Sejumlah peneliti menilai, catatan tentang luasnya wilayah kekuasaan Majapahit lebih menggambarkan jejaring politik, aliansi, serta praktik upeti, ketimbang dominasi militer di lautan. 

Dari titik inilah perdebatan semakin mengemuka: apakah Majapahit layak disebut kerajaan maritim terbesar, atau sejatinya lebih tepat dipandang sebagai kerajaan agraris dengan kekuatan diplomasi dan pengaruh politik yang meluas hingga ke mancanegara.

Perdebatan ini tak semata berkutat pada tafsir ulang sejarah, melainkan juga menyentuh persoalan identitas bangsa. Bagi sebagian kalangan, menempatkan Majapahit sebagai simbol kejayaan maritim Nusantara adalah bentuk afirmasi kebanggaan nasional.

 

Baca Juga: Jejak Emas Majapahit Tertuang dalam 20 Prasasti Bersejarah Ini, Berikut Lengkapnya

 

Namun, bagi para akademisi yang lebih kritis, klaim besar tanpa dukungan bukti kuat justru berisiko melahirkan romantisme sejarah yang menyesatkan.

Di antara dua pandangan yang bertolak belakang itu, diskursus tentang Majapahit terus berdenyut, bukan hanya di ruang akademis, tetapi juga di tengah generasi muda yang haus akan pemahaman baru tentang akar sejarahnya.

Antara mitos dan fakta mungkin masih saling berkelindan, tetapi justru di sanalah daya tariknya: Majapahit meninggalkan warisan yang tak pernah tuntas dipahami, terus diperdebatkan, sekaligus dirayakan.

Hingga kini, ia tetap menjadi cermin perjalanan bangsa, pengingat bahwa identitas masa kini tak lepas dari jejak kejayaan masa lampau. (BINTANG PURNAMA/Linda)

Editor : Martda Vadetya
#maritim #fakta #mitos #arkeologis #kerajaan majapahit