Jawa Pos Radar Majapahit - Mpu Nala diakui sebagai panglima laut terkemuka di era Majapahit. Sejarah Majapahit tidak hanya terfokus pada raja dan ratu, tetapi juga para tokoh penting lainnya yang memberikan kontribusi signifikan terhadap kejayaan kerajaan tersebut.
Di balik nama-nama terkenal seperti Raden Wijaya, Jayanagara, dan Hayam Wuruk, terdapat cerita mengenai tiga sosok yang mencerminkan berbagai aspek kerajaan besar ini, yaitu Mpu Nala, Mpu Nambi, dan Mpu Prapanca.
Mpu Nala, Mpu Nambi, dan Mpu Prapanca muncul dalam catatan sejarah dengan peran yang sangat berbeda, yaitu seorang komandan angkatan laut yang hebat, seorang mahapatih yang setia, dan seorang pendeta serta penulis yang mendokumentasikan kemegahan Majapahit dalam puisi.
Meski sempat mengalami konflik dan tersisih dari istana, Prapanca justru menjadikan kesepiannya sebagai sumber kekuatan menulis yang melahirkan warisan intelektual abadi.
Kehadiran Mpu Nala, Mpu Nambi, dan Mpu Prapanca mencerminkan beragamnya dasar kejayaan Majapahit.
Mpu Nala berperan sebagai pemimpin armada yang melindungi keberhasilan maritim, menjamin bahwa jalur perdagangan dan kekuasaan kerajaan tetap kuat di lautan.
Di sisi lain, Mpu Nambi, sebagai mahapatih pertama, tetap setia menemani Raden Wijaya dalam mengelola kerajaan meskipun pada akhirnya harus mengalami kematian tragis akibat intrik politik.
Editor : Martda Vadetya