Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Beginilah Pengaruh Majapahit dalam Seni Hias Perunggu dan Emas Nusantara

Imron Arlado • Minggu, 24 Agustus 2025 | 12:00 WIB

 

Kerajaan Majapahit (1293–1527 M) dikenal bukan hanya sebagai kerajaan maritim besar yang berhasil mempersatukan wilayah Nusantara. sumber foto: pinterest
Kerajaan Majapahit (1293–1527 M) dikenal bukan hanya sebagai kerajaan maritim besar yang berhasil mempersatukan wilayah Nusantara. sumber foto: pinterest

JAWA POS RADAR MAJAPAHIT - Kerajaan Majapahit (1293–1527 M) dikenal bukan hanya sebagai kerajaan maritim besar yang berhasil mempersatukan wilayah Nusantara.Tetapi juga sebagai pusat kebudayaan yang melahirkan berbagai bentuk seni bernilai tinggi.

Salah satu warisan penting Majapahit adalah perkembangan seni hias, terutama pada perunggu dan emas, yang memperlihatkan perpaduan antara estetika, teknologi, serta nilai simbolis dalam kehidupan masyarakat kala itu.

 

Peran Majapahit sebagai Pusat Produksi Logam Mulia

Majapahit memiliki akses luas terhadap jalur perdagangan internasional. Dari jalur ini, mereka memperoleh bahan baku logam, seperti tembaga, timah, dan emas.

Kemampuan metalurgi yang sudah berkembang sejak masa sebelumnya (Mataram Kuno, Kediri, dan Singasari) mencapai puncaknya di era Majapahit.

Bengkel-bengkel pengrajin (pande) tersebar di daerah, terutama di Jawa Timur, menghasilkan karya perunggu dan emas dengan tingkat kehalusan tinggi.

 

Seni Hias Perunggu

Perunggu di era Majapahit banyak digunakan untuk pembuatan arca, wadah upacara, gamelan, dan perlengkapan ritual. Ciri khas hiasnya adalah:

 

 



Seni Hias Emas

Emas digunakan untuk perhiasan, atribut kerajaan, dan perlengkapan ritual. Hasil kerajinan emas Majapahit dikenal mewah, rumit, namun tetap harmonis. Pengaruhnya terlihat dalam:

 

 

Nilai Filosofis dan Religius

Seni hias perunggu dan emas Majapahit tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga sarat makna simbolis.

Hiasan naga melambangkan penjaga dunia bawah, garuda melambangkan kebebasan dan kekuatan, sementara teratai menjadi simbol kesucian dan pencerahan. 

Dengan demikian, karya seni logam Majapahit menjadi bagian penting dalam praktik spiritual, ritual kerajaan, dan identitas budaya.

 

 

Warisan bagi Nusantara

Pengaruh Majapahit dalam seni hias perunggu dan emas masih dapat ditemukan hingga kini:

 

Seni hias perunggu dan emas pada masa Majapahit merupakan perpaduan antara kemahiran teknis, keindahan estetika, dan kedalaman simbolis. 

Majapahit tidak hanya menjadi pusat politik dan perdagangan, tetapi juga pusat kebudayaan yang memperkaya khazanah seni logam Nusantara.

Warisan tersebut terus hidup dan memberi pengaruh hingga seni tradisional Indonesia masa kini. (AILEEN)

Editor : Martda Vadetya
#religius #logam mulia #Filosofis #jawa timur #seni hias #tembaga #seni hias emas #kerajaan majapahit #seni hias perunggu