Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Majapahit dan Konsep Nusantara dalam Wacana Kebangsaan

Imron Arlado • Senin, 21 Juli 2025 | 01:23 WIB
Kerajaan Majapahit bukan sekedar entitas politik masa lalu, melainkan simbol kejayaan, persatuan, dan identitas Nusantara. Sumber Foto: Pinterest
Kerajaan Majapahit bukan sekedar entitas politik masa lalu, melainkan simbol kejayaan, persatuan, dan identitas Nusantara. Sumber Foto: Pinterest

JAWA POS RADAR MOJOKERTO -Kerajaan Majapahit bukan sekedar entitas politik masa lalu, melainkan simbol kejayaan, persatuan, dan identitas Nusantara yang terus di agungkan hingga saat ini. Dalam wacana kebangsaan Indonesia modern, Majapahit sering dijadikan rujukan historis.

Salah satu warisan terpenting dari Kerajaan Majapahit adalah konsep Nusantara, yang kini menjadi pondasi dalam membayangkan keutuhan wilayah Indonesia.

Istilah ‘Nusantara’ pertama kali dikenal melalui Sumpah Palapa yang diucapkan oleh Mahapatih Gajah Mada. Dalam sumpah itu, ia bertekad untuk tidak menikmati kenikmatan duniawi sebelum brhasil menyatukan seluruh wilayah Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit.

 

 

Seiring berjalannya waktu, makna Nusantara tidak lagi soal  ekspansi politik. Ekspansi politik mengacu pada perluasan pengaruh, kekuasaan, atau wilayah suatu entitas politik, seperti kerajaan, negara, atau organisasi, melalui berbagai cara seperti penaklukan, diplomasi, atau pengaruh ekonomi. 

Dalam konteks Indonesia modern, Nusantara menjadi lambang kesatuan dalam keberagaman, mencakup berbagai suku, agama, bahasa, serta budaya dalam satu identitas kebanggaan.

Para pendiri bangsa seperti Seokarno dan Mohammad Yamin menjadikan kejayaan Majapahit sebagai inspirasi untuk membangun identitas nasional. Gagasan mengenai Indonesia sebagai negara kepulauan yang bersatu, meski berbeda-beda, sangat sepadan dengan tujuan yang diciptakan oleh Majapahit.

Pengaruh Majapahit dan konsep Nusantara terus hidup dalam berbagai aspek kebijakan nasional. Bahkan, pemindahan ibu kota negara Kalimantan Timur mengangkat nama “Ibu Kota Nusantara (IKN)” sebagai bentuk simbolis dari semangat keterpaduan wilayah, dan kebhinekaan.

Selain itu, nilai-nilai seperti gotong royong, toleransi, dan persatuan yang diwarisi dari peradaban Majapahit juga tercermin dalam Pancasila sebagai Dasar Negara.

Mengangkat Majapahit dalam wacana kebangsaan bukan berarti proses masa lalu, melainkan upaya menggali identitas dan nilai-nilai luhur bangsa. Dengan mengenal sejarah kejayaan Majapahit, generasi muda dapat memahami bahwa keberagaman bukan lagi ancaman.

 

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai peran Majapahit dan konsep Nusantara dalam wacana kebangsaan:

 

Peran Kerajaan Majapahit:

Majapahit, di bawah kepemimpinan Raja Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajah Mada, berhasil menyatukan berbagai wilayah di Nusantara, termasuk pulau-pulau di luar Jawa, meskipun dengan pemahaman yang berbeda tentang tingkat kekuasaan. 

Istilah Nusantara, yang berarti "pulau-pulau di luar Jawa," mulai diperkenalkan pada masa Majapahit dan digunakan untuk merujuk pada wilayah kekuasaan kerajaan tersebut, yang meliputi sebagian besar wilayah Indonesia saat ini. 

Sumpah Palapa yang diucapkan Gajah Mada menjadi simbol persatuan Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit dan menjadi inspirasi bagi semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia di masa kini. 

 

 

Nusantara dalam Wacana Kebangsaan:

Konsep Nusantara yang diperkenalkan oleh Majapahit menjadi dasar bagi pemahaman tentang persatuan wilayah dan identitas bangsa Indonesia. 

Nusantara, dalam konteks Indonesia modern, sering diinterpretasikan sebagai simbol persatuan nasional dan semangat untuk membangun bangsa yang bersatu dan kuat. 

Istilah Nusantara juga mencerminkan kekuatan maritim Majapahit dan menjadi warisan budaya yang kaya dan beragam dari berbagai suku bangsa di kepulauan Indonesia.

 

Baca Juga: Jejak Kota Kuno Majapahit yang Masih Bisa Dikunjungi di Trowulan

Majapahit dan konsep Nusantara bukan sekedar romantisme sejarah. Ia adalah cerminan identitas bangsa Indonesia.

Dari sejarah itulah kita dapat belajar bahwa persatuan dalam keberagaman adalah kekuatan sejati, bukan hanya sekedar semboyan. Dan dalam semangat itu pula, kita membangun Indonesia hari ini hingga masa depan. 

 NIYA

Editor : Imron Arlado
#mahapatih gajah mada #majapahit #IKN #Sumpah Palapa #nusantara