Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Masyarakat Majapahit Jaga Pasokan Pangan dengan Terapkan Manajemen Penyimpanan Bahan Makanan

Yulianto Adi Nugroho • Minggu, 6 Juli 2025 | 02:16 WIB
KUNO: Gerabah yang digunakan menampung bahan makanan pada masa Kerajaan Majapahit koleksi Museum Gubuk Wayang. (dok. JPRM)
KUNO: Gerabah yang digunakan menampung bahan makanan pada masa Kerajaan Majapahit koleksi Museum Gubuk Wayang. (dok. JPRM)

SEMENATARA itu, perilaku menyimpan bahan makanan menjadi salah satu peradaban luhur masyarakat Majapahit.

Mereka tak mengonsumsi habis bahan pangan dan menjadikannya komoditas perdagangan semata.

Manajemen cadangan pangan ini membuat kerajaan mampu bertahan menghadapi ketidakpastian cuaca dan masa depan.

Pemerhati sejarah Majapahit Anam Anis mengatakan, hasil pertanian yang disisihkan untuk cadangan umumnya berupa bahan kering, seperti beras, singkong, dan jagung.

Keberadaaan lumbung adalah di antara bukti adanya upaya masyarakat dalam menjaga pasokan pangan mereka tetap tersedia.

Adapun gerabah, seperti gentong dari tanah liat menjadi tempat penampungan dalam skala kecil.

”Mengingat produksi pertanian seperti beras saat itu melimpah, tentunya ada manajemen untuk menyimpan. Apalagi sudah ada teknologi alat pengolah panen, seperti lumping, lesung, pipisan, dan gandik,” jelas Ketua Perkumpulan Peduli Majapahit Gotrah Wilwatikta tersebut.

Di bidang pangan lain, penduduk Majapahit juga telah mengenal teknik pengawetan bahan pangan dengan cara pengeringan, pengasinan, dan pengasapan.

Cara-cara ini dipakai untuk menjaga ikan, daging, dan telur tetap dapat dikonsumsi dalam waktu panjang.

Anam Anis menuturkan, langkah menyimpan bahan pangan membantu masyarakat menghadapi perubahan cuaca dan bencana, seperti banjir.

Ketika tak bisa berproduksi sepanjang tahun, kebutuhan pangan mereka tetap terpenuhi melalui cadangan.

”Cara ini membuat masyarakat bisa bertahan di berbagai musim dan situasi,” tandas pengacara asal Kota Mojokerto itu. (adi/ris)

Editor : Martda Vadetya
#majapahit #produksi pertanian #masyarakat #bahan pangan #hasil pertanian #bencana #cadangan pangan #pengawetan #bahan makanan