Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Ketahui Jejak Kekuasaan Majapahit, Dari Struktur Pemerintahan hingga Wilayah yang Ditaklukkan

Imron Arlado • Sabtu, 3 Mei 2025 | 02:35 WIB
Ketahui Jejak Kekuasaan Majapahit, Dari Struktur Pemerintahan hingga Wilayah yang Ditaklukkan
Ketahui Jejak Kekuasaan Majapahit, Dari Struktur Pemerintahan hingga Wilayah yang Ditaklukkan

RADAR MAJAPAHIT - Majapahit merupakan salah satu kerajaan terbesar yang pernah berdiri di wilayah Nusantara. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Wijaya pada tahun 1293.

Masa kejayaan tertingginya terjadi saat Prabu Hayam Wuruk memerintah, yakni tahun 1350 hingga 1389. Pada periode ini, struktur pemerintahan serta sistem birokrasi Majapahit sudah berkembang dengan baik dan tersusun rapi.

Saat itu, Hayam Wuruk dipandang sebagai raja dengan penjelmaan dewa, sehingga ia memegang kekuasaan tertinggi dalam sistem pemerintahan. Dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin, ia didampingi oleh jajaran birokrat yang membantu mengelola urusan kerajaan.

Struktur pemerintahan Majapahit terdiri atas beberapa lapisan jabatan penting, di antaranya:

Lebih lanjut, saat kekuasaan Hayam Wuruk, pusat pemerintahan Kerajaan Majapahit berada di Trowulan. Karena wilayah kekuasaannya yang sangat luas, kerajaan ini membagi daerah administratifnya dan menempatkan para bangsawan berpangkat tinggi, yang disebut Bhre, sebagai pemimpin wilayah.

Dalam buku Menuju Puncak Kemegahan (2005), Slamet Muljana menjelaskan bahwa pejabat yang berstatus tinggi dan kerabat dekat raja tersebut bertanggung jawab atas pengelolaan beberapa kerajaan bawahan Majapahit.

Mereka juga menjalankan fungsi pemungutan pajak, mengirimkan upeti, dan menjaga keamanan masing-masing daerah perbatasan.

Majapahit membawahi 12 wilayah kekuasaan yang tersusun dalam struktur hierarki sebagai berikut:

  1. Kahuripan

Wilayah ini berada di Janggala, yang kini dikenal sebagai Sidoarjo. Dikuasai Bhre Kahuripan yang dipegang oleh Tribhuwanatunggadewi, ibu dari Raja Hayam Wuruk. Sebelum menyerahkan kekuasaan kepada putranya, ia sempat memimpin Majapahit bersama suaminya pada tahun 1328 hingga 1350.

  1. Daha

Daha, yang kini termasuk dalam wilayah Kediri, pernah menjadi pusat pemerintahan Majapahit setelah ibu kota dipindahkan dari Trowulan. Wilayah ini berada di bawah kepemimpinan Bhre Daha, yakni Rajadewi Maharajasa, yang merupakan bibi sekaligus ibu mertua dari Raja Hayam Wuruk.

  1. Tumapel

Wilayah ini diyakini berada di kawasan Supit Urang, tepatnya di daerah pertemuan Sungai Brantas dan Sungai Bango di Malang. Tokoh yang memerintah daerah tersebut adalah Kertawardhana, suami dari Tribhuwanatunggadewi sekaligus ayah dari Raja Hayam Wuruk.

  1. Wengker

Wilayah ini dikenal sebagai Ponorogo. Penguasanya bergelar Bhre Wengker dan memiliki nama asli Wijayarajasa. Ia merupakan paman sekaligus mertua dari Raja Hayam Wuruk.

  1. Matahun

Wilayah yang saat ini disebut Bojonegoro. Pemerintahannya dipegang oleh Bhre Matahun yang bernama asli Rajasawardhana. Ia merupakan suami dari sepupu Hayam Wuruk.

  1. Wirabhumi

Terletak di kawasan Blambangan, Banyuwangi. Daerah ini diperintah oleh Bhre Wirabhumi, salah satu pangeran Majapahit, putra dari Hayam Wuruk.

  1. Paguhan

Wilayah Paguhan berada di sekitar Blitar. Dipimpin oleh Bhre Paguhan. Ia bernama asli Singhawardhana, saudara ipar dari Raja Hayam Wuruk.

  1. Kabalan

Wilayah ini berada di kawasan yang kini dikenal sebagai Kota Malang. Penguasanya adalah Kusumawardhani, putri dari Raja Hayam Wuruk, yang menyandang gelar Bhre Kabalan.

  1. Pawanuan

Meskipun posisi daerah ini belum dapat dipastikan, Pawanuan diperintah oleh Bhre Pawanuan, yakni Surawardhani, keponakan dari Raja Hayam Wuruk.

  1. Lasem

Lasem terletak di pesisir utara Jawa Tengah, Rembang. Wilayah ini dipimpin oleh sepupu Raja Hayam Wuruk, Rajasaduhita Indudewi, yang bergelar Bhre Lasem.

  1. Pajang

Termasuk dalam kawasan Surakarta (Solo). Wilayah Pajang dahulu dipimpin oleh saudari Raja Hayam Wuruk, Rajasaduhita Iswari, yang bergelar Bhre Pajang.

  1. Mataram

Daerah yang sekarang dikenal sebagai Yogyakarta ini pernah berada di bawah kekuasaan Wikramawardhana, keponakan Raja Hayam Wuruk, yang menyandang gelar Bhre Mataram.

FITRI

Editor : Imron Arlado
#Daha #Raden Wijaya #wilayah kekuasaan #Prabu Hayam Wuruk #kahuripan #masa kejayaan #Tumapel #wengker #wilayah Nusantara #sistem pemerintahan #kerajaan majapahit