Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Mengeksplorasi Sejarah Candi Gentong, Peninggalan Kerajaan Majapahit di Masa Kepemimpinan Raja Hayam Wuruk

Imron Arlado • Rabu, 23 April 2025 | 04:16 WIB
Mengeksplorasi Sejarah Candi Gentong, Peninggalan Kerajaan Majapahit di Masa Kepemimpinan Raja Hayam Wuruk
Mengeksplorasi Sejarah Candi Gentong, Peninggalan Kerajaan Majapahit di Masa Kepemimpinan Raja Hayam Wuruk

RADAR MAJAPAHIT – Mojokerto dikenal sebagai pusat Kerajaan Majapahit, tepatnya di Trowulan banyak ditemukan peninggalan bersejarah dari Kerajaan Majapahit. Salah satunya candi-candi yang menjadi bukti kuat pernah berdirinya Kerajaan Majapahit.

Banyak peninggalan-peninggalan Kerajaan Majapahit yang ditemukan, kemudian ada beberapa yang harus dikonstruksi atau dipugar agar terlihat bentuknya. Tetapi, sebagian besar penemuan tetap dibiarkan apa adanya untuk menjaga keaslian.

Candi Gentong pertama kali ditemukan pada tahun 1889 terletak di sebelah timur Candi Brahu. Dilakukan proses pemugaran yang cukup lama, dari tahun 1994 sampai selesai pada tahun 1998. Candi ini menjadi warisan dari Kerajaan Majapahit yang terus dijaga sepanjang masa.

 

Eksplorasi Sejarah Candi Gentong

Candi Gentong merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit di masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk. Candi Gentong ditemukan berupa gundukan tanah yang bagian tengahnya berlubang.

Ditemukan banyak pecahan bata merah yang mirip dengan gentong, kemudian hal tersebut menjadi asal usul nama “Candi Gentong”. Candi ini merupakan candi beraliran Budha, karena banyak ditemukan artefak-artefak berupa keramik dari dinasti Yuan dan Ming, fragmen tembikar, mata uang cina, stupika dan arca Budha.

 

 

Candi Gentong terletak di Dukuh Jambu Mente, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Candi ini berdenah bujur sangkar dengan ukuran 23,5 x 23,5 meter dan tinggi 2,45 meter.

Candi ini disusun menggunakan batu merah dengan menggunakan teknik gosok menggunakan spesi berbahan tanah liat. Candi Gentong dibagi menjadi dua bagian, Candi Gentong I terletak di sebelah selatan. Sedangkan, Candi Gentong II berada di sebelah utara.

 

 

Dibuat Pada Masa Kepemimpinan Raja Hayam Wuruk

Candi Gentong berasal dari Kerajaan Majapahit pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk di tahun 1350 Masehi sampai tahun 1389 Masehi. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Pusat Pengembangan dan Penelitian Geologi Bandung, berdirinya candi ini dibangun pada tahun 1370.

 

 

Raja Hayam Wuruk membangun candi tersebut untuk upacara Sraddha, untuk memperingati meninggalnya ibu dari Hayam Wuruk, Tribuana Tungga Dewi. Upacara tersebut dilakukan untuk permohonan agar pemerintahan Kerajaan Majapahit selalu dilimpahi kesejahteraan.

Candi Gentong sampai saat ini masih terus dijaga kelestariannya, banyak masyarakat dan para pelajar di Mojokerto yang mampir untuk belajar sejarah secara langsung di lokasi. Bahkan tak jarang pengunjung yang dari luar Mojokerto juga mampir ke Candi Gentong ini. IZZAH

Editor : Imron Arlado
#artefak #arca buddha #kecamatan trowulan #kabupaten mojokerto #candi gentong #Dinasti Yuan #sejarah candi #raja hayam wuruk #Tribuana Tungga Dewi #kerajaan majapahit