RADAR MAJAPAHIT - Candi Brahu adalah candi yang terletak di Dukuh Jambu Mente, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto dengan corak agama Buddha.
Diperkirakan nama Candi Brahu berasal dari kata Wanaru atau Waharu, nama sebuah bangunan suci yang disebutkan dalam prasasti tembaga Alasantan letaknya ditemukan sekitar 45 meter sebelah barat Candi Brahu.
Candi Brahu ini didirikan pada tahun 939 M atas utusan Raja Mpu Sindok dari Kahuripan. Candi Brahu dulunya adalah tempat kremasi jenazah para raja-raja Brawijaya. Namun, dari hasil penelitian tidak menemukan bekas abu atau manyar dikarenakan bilik candi tersebut sudah kosong.
Karena ditemukannya benda-benda kuno di komplek candi, seperti arca-arca logam, alat upacara yang terbuat dari logam, dan perhiasan emas yang menunjukkan atribut agama Buddha, diduga Candi Brahu ini bercorak agama Buddha.
Baca Juga: Belajar Tentang Sejarah, Inilah 4 Daftar Prasasti Peninggalan Masa Kerajaan Majapahit
Meskipun tidak ditemukan archa Buddha, namun gaya bangunan dan profil alas stupa di sisi tenggara candi mendukung dugaan Candi Brahu merupakan candi Buddha. Dari dugaan tersebut, diperkirakan Candi Brahu dibangun pada abad ke 15 M.
Candi Brahu menghadap ke arah barat dengan dasar persegi panjang 18x22,5 meter dan memiliki panjang sekitar 20 meter.
Dibangun menggunakan bata merah, bangunan Candi Brahu sama seperti bangunan purbakala lainnya yang ditemukan di Trowulan.
Candi Brahu memiliki bentuk yang tidak tegas berbentuk persegi, tetapi memiliki banyak sudut dan tumpul. Atap dari Candi Brahu pun berbentuk dengan sudut banyak dan puncaknya berbentuk datar.
Candi Brahu ini diperkirakan memiliki dua susun dan memiliki tangga sebagai penghubung. Namun, saat ini tangga tersebut sudah tidak ada. Ruangan yang berada di dalam candi tersebut diperkirakan mampu menampung sekitar 30 orang.
Meskipun dibagian tubuh dan atap candi tidak terdapat relief atau ukiran, tetapi setiap susunan bata di bagian kaki, dinding tubuh, dan atap candi telah diatur hingga memiliki bentuk dan susunan yang indah.
Kini, Candi Brahu menjadi salah satu destinasi tempat wisata bersejarah yang sering dikunjungi karena keunikan bangunan dan cerita sejarah dibalik Candi Brahu yang menjadi perhatian para pengunjung. AINI
Editor : Imron Arlado