JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Jawa Timur dikenal sebagai provinsi yang kaya akan destinasi wisata, mulai dari wisata alam, religi, hingga budaya. Salah satu bentuk wisata budaya yang menarik untuk dikunjungi adalah museum. Museum tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga berperan penting dalam melestarikan warisan budaya.
Di antara sekian banyak museum budaya yang tersebar di Jawa Timur, Museum Trowulan yang terletak di Mojokerto menjadi salah satu destinasi yang patut dikunjungi. Museum ini menyimpan berbagai peninggalan bersejarah, khususnya dari masa Kerajaan Majapahit, dan menjadi sarana edukatif bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dalam sejarah dan budaya lokal.
Museum trowulan dibangun untuk menyimpan berbagai artefak dan temuan arkeologi yang ditemukan di sekitar Trowulan terutama peninggalan-peninggalan kebudayaan Kera Majapahit. Kejayaan Majapahit Lah yang menjadikan banyaknya peninggalan-peninggalan yang terdapat di Museum Trowulan.
Seperti, Semboyan Bhineka Tunggal Ika yang diambil dari karya sastra era Majapahit yakni dari kitab Sutasoma Karya Mpu Tantular, kemudian juga bendera Merah Putih diilhami panji panji gula kelapa dari Kerajaan Majapahit, yang memiliki makna, warna merah seperti gula jawa dan putih seperti kelapa. Dan juga Sumpah Palapa Gajah Mada menjadi simbol persatuan NKRI.
Di Museum Trowulan, terdapat relief yang menggambarkan kedatangan para pedagang dari Tiongkok ke wilayah Majapahit, menandakan adanya hubungan dagang antarbangsa pada masa itu. Museum ini juga menyimpan berbagai koleksi bersejarah lainnya seperti koin emas, guci, keramik, dan alat-alat rumah tangga yang menjadi bukti kehidupan masyarakat Majapahit di masa lampau.
Terletak tidak jauh dari situs-situs bersejarah seperti Candi Tikus, Candi Brahu, dan Candi Bajang Ratu, Museum Majapahit memiliki berbagai koleksi artefak. Koleksi tersebut terdiri dari arca-arca kuno, keramik, gerabah, hingga berbagai prasasti yang menunjukkan betapa majunya peradaban Majapahit dalam bidang seni, sastra, dan teknologi.
Beberapa koleksi andalan yang menjadi perhatian pengunjung antara lain Arca Ganesha, patung Dwarapala, dan relief peninggalan keagamaan Hindu-Buddha.
Museum Majapahit buka setiap hari dengan jam operasional:
Senin – Minggu : 08.00 – 16.00 WIB
Untuk menikmati kekayaan sejarah di dalamnya, pengunjung dikenakan tarif tiket yang sangat terjangkau”.
Dewasa : Rp 7.000
Anak- anak : Rp 4.000
Dengan harga tiket yang ramah dan sangat terjangkau, destinasi wisata ini sangat cocok untuk wisata edukasi bagi keluarga, pelajar hingga wisatawan asing. Kunjungan Museum ini bukan sekadar waisata sejarah, tetapi juga perjalanan menyusuri akar budaya bangsa yang agung. Di balik temboknya yang sederhana, tersimpan cerita tentang masa lalu yang embentuk masa kini. BILLA
Editor : Imron Arlado