Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Candi Ini Digunakan Sebagai Pendharmaan Ratu Ketiga Majapahit  

Martda Vadetya • Jumat, 6 Desember 2024 | 17:00 WIB

 

PESONA LANSEKAP: Pengunjung berswafoto di kawasan Situs Candi Rimbi, Dusun/Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Jombang, yang punya panorama indah. (foto: Bryan Noer for Radar Majapahit)
PESONA LANSEKAP: Pengunjung berswafoto di kawasan Situs Candi Rimbi, Dusun/Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Jombang, yang punya panorama indah. (foto: Bryan Noer for Radar Majapahit)

RADAR MAJAPAHIT – Candi Rimbi di Dusun/Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, menyimpan sejumlah misteri dan keindahan yang mencerminkan kejayaan kerajaan Majapahit.

Dibangun sekitar abad ke-14 Masehi, konon candi ini dipercaya sebagai tempat pemujaan dan pendharmaan ratu ketiga kerajaan Majapahit, Tribhuwana Wijayatunggadewi.

Candi Rimbi pertama kali ditemukan pada abad ke-19 oleh ilmuwan Alfred Russel Wallace saat melakukan perjalanan untuk mengumpulkan contoh tumbuhan.

Penelitian lebih lanjut dilakukan oleh J. Knebel pada tahun 1907 dan pemugaran dilakukan antara tahun 1994 hingga 1996 untuk memperkuat struktur candi yang sudah mulai runtuh.

Nama Rimbi sendiri diambil dari tokoh pewayangan Arimbi, istri Bima, yang menunjukkan keterkaitan budaya lokal dengan sejarah candi tersebut.

Candi ini memiliki arsitektur yang khas dengan ukuran panjang 13,24 meter dan lebar 9,10 meter.

Struktur bangunannya terbuat dari batu andesit dengan pondasi bata.

Candi Rimbi juga dikenal karena relief-reliefnya yang menggambarkan berbagai aspek kehidupan sehari-hari serta ajaran-ajaran Hindu.

Salah satu relief unik menggambarkan sepasang manusia dalam sebuah gentong, meskipun makna pastinya masih belum terungkap.

Relief di Candi Rimbi berjumlah total 51 panel, dengan berbagai hiasan bunga padma dan motif geometris.

Penemuan arca Dewi Parwati di ruang utama candi menunjukkan bahwa candi ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemujaan tetapi juga sebagai simbol kekuasaan wanita dalam sejarah Majapahit.

Arca tersebut diperkirakan merupakan perwujudan dari Tribhuwana Tunggadewi, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam kerajaan pada saat itu.

Meskipun banyak informasi telah terungkap mengenai Candi Rimbi dan masih banyak pula misteri yang menyelimuti detail-detail tertentu.

Seperti makna lengkap dari relief-reliefnya dan alasan pasti di balik penempatannya. Ada beberapa peneliti berpendapat bahwa candi ini mungkin juga berfungsi sebagai tempat pendharmaan.

Candi Rimbi bukan hanya sekadar peninggalan sejarah akan tetapi sebagai jendela menuju masa lalu yang mengungkapkan kekayaan budaya dan spiritualitas Kerajaan Majapahit.

Dengan keindahan arsitektur dan nilai sejarahnya yang mendalam, Candi Rimbi tetap menjadi objek penelitian dan daya tarik bagi para pengunjung yang ingin memahami lebih jauh tentang sejarah. (widya)

Editor : Martda Vadetya
#majapahit #jombang #Candi Rimbi