Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Inilah Senjata Ikonik Majapahit yang Menjadi Cikal Bakal Artileri Modern  

Martda Vadetya • Kamis, 14 November 2024 | 12:30 WIB

 

KUNO: Senjata yang disinyalir meriam cetbang tersimpan di Metropolitan Museum of Art di New York, Amerika Serikat. Bagian tengah meriam terdapat simbol Surya Majapahit. (dok Wikipedia for JPRM)
KUNO: Senjata yang disinyalir meriam cetbang tersimpan di Metropolitan Museum of Art di New York, Amerika Serikat. Bagian tengah meriam terdapat simbol Surya Majapahit. (dok Wikipedia for JPRM)

RADAR MAJAPAHIT – Ada beragam senjata yang telah digunakan pasukan perang Majapahit. Salah satunya meriam cetbang.

Senjata tempur ini seolah menjelma menjadi simbol kekuatan militer penguasa Nusantara.

Meriam ini dikenal dengan desainnya yang unik dan kemampuannya dalam peperangan.

Meriam cetbang menjadi salah satu inovasi yang sangat berpengaruh hingga menjadi cikal bakal teknologi perang dalam sejarah militer Indonesia.

Meriam ini termasyhur pada abad ke-14 masehi. Senjata ini diyakini merupakan hasil adaptasi dari teknologi senjata yang dibawa oleh pasukan Mongol setelah invasi mereka ke Jawa pada tahun 1293.

Meskipun pasukan Mongol tidak berhasil menguasai Jawa secara permanen, mereka meninggalkan berbagai jenis senjata. Termasuk meriam yang dikenal sebagai pao ini.

Para empu atau perajin di Majapahit kemudian mempelajari dan memodifikasi desain meriam tersebut.

Gajah Mada, mahapatih terkenal yang memimpin Majapahit kala itu, berperan penting dalam pengembangan cetbang.

Ia mengumpulkan pengetahuan dari berbagai budaya dan teknologi serta menerapkannya untuk meningkatkan daya hancur senjata ini.

Meriam cetbang terbuat dari logam perunggu dengan desain yang berbeda dari meriam Eropa maupun Timur Tengah.

Ukurannya bervariasi, dengan panjang antara 1 hingga 3 meter. Salah satu ciri khas meriam cetbang adalah tabung peluru yang terletak di bagian belakang.

Yang memungkinkan untuk menembakkan proyektil besar dengan akurasi yang cukup baik.

Proses pembuatan meriam cetbang melibatkan teknik peleburan logam yang rumit dan keterampilan tinggi dari para empu.

Mereka menggunakan cetakan untuk membentuk tabung meriam dan bagian-bagian lainnya.

Setelah selesai, meriam ini dilengkapi dengan sistem pengapian yang efektif, biasanya menggunakan serbuk mesiu yang diperoleh dari bahan-bahan alami.

Meriam cetbang ini digunakan secara luas dalam berbagai pertempuran selama masa kejayaan Majapahit.

Senjata ini menjadi andalan militer kerajaan. Baik dalam pertempuran darat maupun laut.

Dalam peperangan, meriam cetbang digunakan untuk menghancurkan benteng musuh, menyerang formasi pasukan lawan dan memberikan dukungan tembakan jarak jauh.

Salah satu contoh penggunaan meriam cetbang yakni dalam Perang Regreg antara istana timur dan barat Majapahit.

Dalam pertempuran ini, kekuatan artileri menjadi faktor penentu kemenangan. Meriam cetbang tidak hanya memberikan kekuatan tempur tetapi juga menciptakan efek psikologis yang menakutkan bagi musuh. (RIZQI)

Editor : Martda Vadetya
#majapahit #meriam #militer #artileri #senjata