Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Inilah Simbol Ketangguhan Armada Maritim Majapahit yang Merajai Wilayah Asia Tenggara

Martda Vadetya • Rabu, 13 November 2024 | 15:45 WIB
Foto ilustrasi kapal Majapahit (istimewa)
Foto ilustrasi kapal Majapahit (istimewa)

RADAR MAJAPAHIT – Kejayaan Majapahit pada abad ke-13 hingga 16 masehi salah satunya didukung dengan armada maritim yang mumpuni.

Digunakannya kapal-kapal besar kala itu membuat Majapahit mampu menyatukan Nusantara bahkan menaklukkan jalur dagang Asia dan Afrika.

Adalah kapal Jung, salah satu jenis kapal besar yang digunakan Majapahit yang membuat armada maritimnya disebut menjadi yang terkuat se-Asia Tenggara kala itu.

Kapal ini tidak hanya menjadi alat transportasi, tapi juga simbol kekuatan dan kejayaan maritim Majapahit.

Kala itu Majapahit dikenal memiliki wilayah kekuasaan yang luas. Bahkan hampir seluruh Asia Tenggara.

Untuk mempertahankan wilayah dan memperluas pengaruhnya, armada laut yang kuat sangat diperlukan.

Kapal Jung lah yang mengakomodir keperkasaan armada laut Wiwatikta.

Kapal Jung memiliki ciri khas dengan desainnya yang berukuran Besar. Panjangnya mencapai 50 depa atau setara 100 meter dengan lebarnya yang bervariasi.

Kapal ini bahkan dipercaya mampu menampung lebih dari 800 prajurit hingga menjadikannya sebagai salah satu kapal terbesar pada zamannya.

Konstruksi kapal ini umumnya terbuat dari kayu keras sejenis jati atau meranti yang dikenal tahan terhadap cuaca laut.

Struktur kapal terdiri dari papan berlapis empat, memberikan kekuatan tambahan untuk menahan serangan lawan.

Layar dan Navigasi kapal Jung dilengkapi dengan empat tiang layar besar yang memungkinkan kapal ini berlayar dengan baik di berbagai kondisi cuaca.

Alat navigasi seperti busur angin untuk membantu nakhoda menentukan arah dan kekuatan angin.

Kapal Jung memiliki dua fungsi utama. Yakni armada militer dan sebagai kapal dagang. Dalam konteks militer, kapal Jung digunakan untuk ekspedisi perang dan mempertahankan wilayah kerajaan.

Sejarah mencatat, sekitar 400 kapal Jung dikerahkan dalam beberapa invasi besar, termasuk serangan ke Pasai pada tahun 1398.

Keberadaan armada ini sangat penting dalam mempertahankan kekuasaan Majapahit di laut.

Sebagai kapal dagang, Jung memainkan peran krusial dalam perdagangan internasional.

Kapal ini mengangkut berbagai komoditas seperti rempah-rempah, beras, daging, emas, dan barang-barang mewah lainnya antara Majapahit dan negara-negara lain di Asia Tenggara serta Timur Tengah.

Dengan rute perdagangan yang luas, Majapahit menjadi pusat perdagangan penting di kawasan tersebut.

Kapal Jung tidak hanya menyokong aspek ekonomi dan militer. melainkan juga dalam penyebaran budaya.

Melalui perjalanan dagangnya, budaya Majapahit tersebar ke berbagai wilayah, memperkenalkan seni, bahasa, dan tradisi lokal kepada masyarakat di tempat-tempat yang mereka kunjungi. (RIZQI)

Editor : Martda Vadetya
#majapahit #kapal jung #wilwatikta #asia tenggara