Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Desa di Trowulan Ini Dulunya Jadi Pusat Pengembangan Kerajinan Logam Era Majapahit

Martda Vadetya • Selasa, 29 Oktober 2024 | 13:00 WIB

 

Foto artefak kowi (stimewa)
Foto artefak kowi (stimewa)

RADAR MAJAPAHIT – Pada masanya, kerajaan Majapahit telah mengenal beragam kriya atau kerajinan berbahan logam.

Baik untuk perkakas rumah tangga, pertanian hingga senjata perang yang digunakan prajurit Wilwatikta di medan tempur.

Terdapat sebuah desa di wilayah Trowulan, yang diyakini sebagai pusat kerajaan Majapahit, dulunya merupakan sentra kerajinan logam.

Adalah Desa Pakis yang saat ini masuk wilayah administratif Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Desa di wilayah selatan Kecamatan Trowulan ini dikenal sebagai salah satu pusat perajin besi pada 700 tahun silam.

Kala itu, Desa Pakis juga disebut sebagai pusat industri masyarakat Majapahit sekaligus tempat orang cerdas.

Di antaranya seperti pande atau perajin besi, pemahat patung, dan lain sebagainya.

Ini bisa dilihat dari sejumlah temuan arkeologis yang di temukan di Desa Pakis yang kini telah disimpan di Museum Trowulan atau Unit Pengelolaan Informasi Majapahit BPK Wilayah XI Jatim.

Yakni, artefak kowi. Salah satu alat produksi benda-benda berbahan logam pada masa Majapahit.

Tembikar ini berfungsi sebagai wadah logam yang akan dilebur maupun akan dicetak.

Berdasarkan ukurannya, kowi besar digunakan untuk melebur tembaga dan perunggu.

Sedangkan kowi kecil digunakan untuk melebur perak dan emas.

Kowi ini ditemukan dengan beragam bentuk. Umumnya berbentuk lingkaran, bagian permukaan atas cekung, terdapat satu cerat, sedang bagian dasar agak cembung, dan bermotif seperti kasar dan keras, hingga terdapat kerak lapisan luar.

Benda-benda hasil kerajinan dari Desa Pakis tidak hanya berfungsi sebagai alat, tetapi juga sebagai simbol budaya yang diwariskan hingga saat ini.

Teknik peleburan logam yang digunakan oleh para pengrajin saat ini masih mengacu pada metode tradisional meskipun telah menggunakan alat modern.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada kemajuan teknologi, nilai-nilai dan teknik tradisional tetap dijaga dan dilestarikan.

Penelitian arkeologis di wilayah Trowulan, termasuk Desa Pakis, telah menemukan banyak artefak yang menunjukkan keberadaan industri logam yang maju pada masa lalu.

Temuan-temuan ini, seperti kowi dan berbagai perhiasan logam yang menggambarkan tentang kehidupan sosial-ekonomi masyarakat Majapahit kala itu. (WIDYA)

Editor : Martda Vadetya
#artefak #logam #majapahit #trowulan #kerajinan #kowi