Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Begini Gambaran Sistem Pendidikan Era Majapahit yang Melahirkan Generasi Berkecerdasan Tinggi

Martda Vadetya • Rabu, 23 Oktober 2024 | 13:05 WIB

Foto : Istimewa
Foto : Istimewa
 

RADAR MAJAPAHIT – Kerajaan Majapahit diketahui memiliki peradaban yang maju. Masyarakatnya disebut telah mengenal sistem pendidikan yang terstruktur dan efektif hingga mampu mencetak individu yang memiliki kemampuan berpikir yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Berbagai sumber historis dan akademis merekonstruksi struktur pendidikan yang berlangsung pada abad ke-13 hingga ke-15 masehi tesebut.

Sistem pendidikan Majapahit dipengaruhi agama Hindu dan Budha. Terdapat dua jenis perguruan, yaitu perguruan kraton dan perguruan biasa.

Perguruan kraton hanya tersedia bagi putra-putri raja dan pejabat senior sedangkan perguruan biasa terbuka bagi masyarakat umum.

Pendidikan Agama Hindu Siwa

Asrama Brahmacarya, tingkat hidup berguru yang ditujukan bagi calon pendeta Hindu Siwa.

Para siswa ini meninggalkan kenikmatan dunia untuk mengabdikan diri kepada Tuhan.

Pendidikan Hindu Siwa fokus pada filsafat dengan konsep Pancadrsta (lima kepercayaan absolut).

Yakni, percaya pada Sang Hyang Widhi, atman (roh), karma palsu, samsara (siklus kelahiran kembali), dan mokska (kebebasan).

Selain itu, pendidikan ini juga meliputi susila (etiket) dan upacara-upacara keagamaan.

Pendidikan Agama Budha

Ahimsa merupakan pendidikan Budha yang menekankan kesabaran dan anti-penganiayaan.

Konsep 4 Rasa Ketuhanan: berdasarkan Weda, Brahma, Wejang Buddha, dan keyakinan bangsa Hindu.

Pendidikan ini lebih menitikberatkan pada kemanusiaan dan moralitas.

Struktur organisasi pendidikan Majapahit

Para guru atau pendeta yang berperan sebagai pendidik utama. Mereka belajar dan mengajarkan ilmu-ilmu seperti teologi, sastra, bahasa, dan ilmu bermasyarakat.

terdapat sejumlah kompleks pendidikan keagamaan peninggalan Majapahit yang sampai masa kini bisa diobservasi.

Seperti Situs Jawer di lereng Gunung Semeru yang merupakan tempat belajar otentik pada masa Majapahit.

Di sana, terdapat penjenjangan guru yang rumit mulai dari siddhapandita sampai dewaguru.

Kompleksitas kurikulum pendidikan pada masa itu tak jauh berbeda dengan saat ini.

Pendidikan Majapahit mencakup berbagai mata pelajaran. Termasuk bahasa, nasihat kebaikan, dan dasa sila (10 perilaku baik).

Materi awal seperti pancasiksa (lima keterampilan) juga diajarkan pada siswa.

Sistem pendidikan di era Majapahit menunjukkan kemajuan signifikan dalam struktur dan kurikulum pendidikan.

Dengan pengaruh agama Hindu dan Budha, pendidikan ini tidak hanya melatih akal budi namun juga karakter spiritual.

Struktur organisasi yang kompleks dan metode pembelajaran yang teliti membuat pendidikan Majapahit sukses melahirkan generasi intelektual yang berkarakter kuat.

Kesimpulan ini tercermin dalam catatan-catatan historis dan analisis akademis yang merekonstruksi masa lalu majestis Majapahit. (RIZQI)

Editor : Martda Vadetya
#sistem pendidikan #majapahit #perguruan #trowulan