Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Ini Kolam Peninggalan Majapahit di Mojokerto yang Airnya Punya Tiga Warna

Martda Vadetya • Rabu, 15 Mei 2024 | 14:43 WIB

 

BERSEJARAH: Sendang Jolotundo di Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis, Mojokerto,diyakini sebagai tinggalan era Majapahit. (dok. kaskus)
BERSEJARAH: Sendang Jolotundo di Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis, Mojokerto,diyakini sebagai tinggalan era Majapahit. (dok. kaskus)

RADARMAJAPAHIT – Sendang Jolotundo di Desa Jolotundo, Kecamatan Jetis, Mojokerto merupakan salah satu peninggalan Majapahit yang masih belum diketahui banyak orang.

Konon, sumber air sendang muncul berkat kuda perang Mahapatih Gajah Mada.

Di tempat bersejarah ini terdapat sebuah sumur berbentuk kerucut dengan kedalaman sekitar empat meter.

Di selatan sumur atau tengah sendang terdapat pohon beringin besar yang dikelilingi kain putih melingkar.

Tempat ini biasanya digunakan masyarakat setempat melakukan ritual selamatan atau biasa disebut kenduren.

Tempat beraura mistis ini ternyata memiliki keunikan tersendiri. Mata air dari sumur ini dapat berubah warna.

Yakni warna biru, hijau, dan kuning. Dari warna tersebut memiliki berbagai khasiat dan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat setempat.

Konon, mata air sendang ini mengalir berkat kuda perang Mahapatih Gajah Mada yang waktu itu Kerajaan Majapahit tengah berperang dengan kerajaan lain.

Gajah Mada yang memimpin perang berlari ke area yang kini menjadi Desa Jolotundo.

Saat berlari Gajah Mada terpisah dengan kuda yang ia tunggangi.

Dirinya berlari ke selatan sementara kudanya ke utara. Kemudian kuda milik Gajah Mada berhenti dan menggali tanah yang akhirnya memunculkan sumber air.

Di sisi Timur terdapat tebing setinggi sekitar 6m sedangkan, di sisi Utara sumur terdapat akar pohon besar yang menyerupai ular.

Sebagian orang menganggap Sendang Jolotundo sebagai tempat keramat untuk melakukan berbagai macam ritual tertentu.

Banyak orang dari luar kota yang mendatangi tempat ini. Sendang Jolotundo ini memiliki cerita yang unik salah satunya yakni berubahnya warna air di kolam tersebut.

Selain mempunyai sumber air yang dapat berubah warna juga menyimpan ikan yang terbilang cukup unik sebab disebutkan bahwa ikan yang ada di Sendang tersebut memiliki kepala dan ekor namun tidak mempunyai perut.

Selain itu apabila sendang tersebut dikuras sampai habis, ikan-ikan yang semula hidup di Sendang itu tiba-tiba menghilang misterius. (Mia Chalimatus Syaidah)

 

Editor : Martda Vadetya
#mahapatih gajah mada #mojokerto #majapahit